Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Iman


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Yang Harus Diingat: Iman berarti percaya kepada Tuhan. Pelajaran Beriman berarti percaya pada sesuatu; benar-benar percaya pada sesuatu. Beberapa orang percaya pada semua yang mereka katakan. Orang lain membutuhkan bukti untuk segala sesuatu. Sebagian besar orang tidak punya iman terhadap sesuatu bila mereka tidak benar-benar melihat sesuatu itu. Itulah sebabnya mengapa Tuhan selalu memberikan bukti kepada manusia atas keberadaan-Nya dan kasih-Nya sehingga kita dengan mudah bisa memercayai-Nya dan

Yang Harus Diingat: Iman berarti percaya kepada Tuhan.

Pelajaran

Beriman berarti percaya pada sesuatu; benar-benar percaya pada sesuatu. Beberapa orang percaya pada semua yang mereka katakan. Orang lain membutuhkan bukti untuk segala sesuatu. Sebagian besar orang tidak punya iman terhadap sesuatu bila mereka tidak benar-benar melihat sesuatu itu. Itulah sebabnya mengapa Tuhan selalu memberikan bukti kepada manusia atas keberadaan-Nya dan kasih-Nya sehingga kita dengan mudah bisa memercayai-Nya dan beriman kepada-Nya.

Roma 10:17, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus."

Kita percaya kepada Tuhan karena banyak alasan: karena kita bisa melihat ciptaan yang luar biasa di sekitar kita, karena Dia telah memberikan saksi-saksi untuk bersaksi tentang Dia, karena kita melihat Dia bekerja dalam kehidupan di sekitar kita dan dalam kehidupan kita. Tuhan tidak pernah meminta kita untuk memiliki "iman yang buta" atau iman yang tidak memiliki dasar. Bodoh, bila percaya pada sesuatu yang benar-benar TIDAK bisa memberikan bukti kepada kalian. Tuhan telah memberikan banyak alasan kepada umat-Nya untuk percaya kepada-Nya dan janji-janji-Nya.

Yohanes 20:31, "Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya."

Ibrani 11:1, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."

Apakah kamu percaya bahwa Australia itu ada? Apakah kamu pernah ke sana? Saya belum pernah melihat Australia dengan mata saya sendiri, tetapi saya telah melihat gambarnya. Saya sudah pernah berbicara dengan orang Australia. Beberapa orang terkemuka setuju bahwa Australia itu benar-benar ada. Berdasarkan bukti-bukti ini, saya tidak punya alasan lagi untuk meragukan bahwa ada sebuah benua bernama Australia di bagian lain di dunia ini. Dalam hidup ini, kita tidak bisa melihat Tuhan secara langsung, tetapi ada bukti di sekitar kita bahwa Dia ada, dan bahwa Dia memenuhi janji-janji-Nya. Hal ini tidak berarti bahwa kita akan selalu memahami segala sesuatu tentang Tuhan. Kita tidak akan bisa.

Yesaya 55:8-9, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."

Tetapi kita bisa tahu bahwa Tuhan selalu mengatakan kebenaran dan janji-Nya akan selalu dipenuhi.

Titus 1:2, "berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta,"

Kegiatan

Untuk anak yang lebih besar:

Mintalah anak-anak untuk mendaftar bukti-bukti yang mendukung kepercayaan mereka bahwa:

  • Orang tua mereka mengasihi mereka;
  • Gravitasi akan tetap ada besok; dan
  • Yesus mengasihi aku.

Untuk anak-anak yang masih kecil (tetapi bukan anak-anak yang belum sekolah):

- Buatlah lembar kerja (gunakan "clip art" atau potongan gambar dari majalah) yang memiliki gambar yang nyata dan imajiner. Mintalah anak-anak melingkari benda-benda yang mereka percayai. (Pilihan lain: buatlah daftar hal-hal nyata dan imajinasi kemudian mintalah anak-anak menyebutkan mana yang nyata, mana yang imajinasi, atau mintalah mereka menggunting gambar dari majalah yang menunjukkan benda-benda nyata dan imajinasi.)

Pertanyaan benar atau salah:

  1. Iman berarti percaya. (B)
  2. Boleh percaya pada hal-hal yang tidak terbukti. (S)
  3. Kita percaya kepada Tuhan karena Dia telah membuktikan diri-Nya sendiri kepada kita. (B)
  4. Kita bisa memahami segala sesuatu tentang Tuhan. (S)
  5. Segala sesuatu yang Tuhan janjikan akan terjadi. (B)

Kegiatan

Ayat hafalan:

  • Ibrani 11:6, "Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia."
  • 2 Timotius 1:12, "Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan."

Pertanyaan-Pertanyaan Untuk Meninjau Kembali

Pertanyaan bahasa:

  1. Sebutkan dua kata yang hampir sama dengan iman! (Percaya dan Yakin)
  2. Carilah ayat hafalannya!
  3. Jelaskan kepada temanmu sesuatu (tempat atau benda) yang sudah pernah kamu lihat dan yang belum pernah dilihat!

Pertanyaan kegiatan:

  1. Gambarlah sesuatu yang kamu percayai, yang bisa kamu lihat!
  2. Berikan dua puluh pertanyaan di mana murid-murid memikirkan sesuatu dan murid yang lain harus menebaknya.

Pertanyaan emosi:

  1. Gambarkan bagaimana rasanya tidak dipercayai seseorang!
  2. Apa yang kamu rasakan bila seseorang menolak percaya bahwa kamu ada?

Pertanyaan penerapan:

  1. Apakah Tuhan mengharapkan kita memiliki alasan untuk percaya kepada-Nya?
  2. Haruskah kita mengharapkan orang lain percaya kepada Tuhan hanya karena kita juga percaya?

Pertanyaan tentang fakta-fakta:

  1. Sebutkan dua bukti bahwa Tuhan ada?
  2. Mengapa Yesus melakukan mukjizat?

Pertanyaan untuk meninjau ulang:

  1. Mengapa Nuh membuat bahtera?
  2. Mengapa para rasul menuliskan apa yang mereka tahu tentang Yesus? (t/Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Sekolah Minggu

Sumber
Judul Artikel: 
Faith
Situs: 

(ebibleteacher.com)

Komentar