Salam dari Redaksi
Mengajarkan makna Paskah kepada anak-anak tidak hanya bisa dilakukan
melalui pembacaan Alkitab saja. Melibatkan anak-anak dalam kegiatan
atau aktivitas yang berhubungan dengan Paskah dapat menjadi cara
yang menarik bagi anak-anak. Salah satu kegiatan itu adalah drama
Paskah, di mana anak bisa ikut terlibat di dalamnya.
Melalui drama, anak bisa mengenali tokoh-tokoh yang terlibat dan
alur dari peristiwa yang terjadi. Pengalaman ini akan membantu orang
tua maupun pembina anak dalam mengajarkan makna Paskah yang sering
kali dianggap sulit untuk disampaikan kepada anak-anak.
Tertarik untuk mencoba cara ini? Simak saja sajian edisi kali ini,
Redaksi sertakan dua contoh drama Paskah di kolom Bahan Mengajar
yang juga bisa menjadi alternatif untuk merayakan Paskah. Tapi
sebelumnya, simak dulu sebuah artikel yang mengajak kita semua untuk
melihat bagaimana kita dapat mengajarkan Paskah kepada anak-anak.
Kiranya menjadi berkat.
Selamat melayani!
Staf Redaksi e-BinaAnak,
Christiana Ratri Yuliani
"Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi
apa yang telah difirmankan-Nya dahulu
dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya
harus menderita." (Kisah Para Rasul 3:18)
ArtikelMengajarkan Paskah kepada Anak-Anak Anda
Mengajarkan Paskah kepada anak-anak mungkin adalah sesuatu yang
orang tua coba abaikan karena kebrutalan penyaliban. Setiap orang
yang telah mempelajari peristiwa pada hari Jumat sebelum Paskah atau
siapa pun yang telah melihat film "The Passion", tahu bahwa
peristiwa ini bukan untuk melemahkan iman, tetapi mereka juga tahu
pengorbanan Yesus yang luar biasa bagi kita.
Namun, anak-anak harus mulai memahami peristiwa Paskah sehingga
memahami nilai kebenaran dari penyelamatan dan iman di dalam
Kristus. Untuk melakukan hal ini, kita memulainya dengan mengajarkan
sesuai dengan tingkat pemahaman anak.
Pilihlah waktu yang tepat di mana Anda dan anak Anda bisa mengadakan
saat teduh bersama. Bacalah bersama-sama Markus 14:32-41. Perhatikan
bagaimana Yesus tahu apa yang akan terjadi dan Dia tahu bahwa
peristiwa itu akan sangat berat. Yesus memiliki hubungan yang sangat
dekat dengan Bapa-Nya, yaitu Allah, dan Dia mengatakan apa yang Dia
rasakan. Yesus sangat sedih, tetapi Dia ingin melakukan apa yang
Allah ingin Dia lakukan.
Bacalah Markus 14:42-15:15. Diskusikan bagaimana orang-orang dan
para prajurit memperlakukan Yesus. Jelaskan bahwa Yesus tidak
melakukan kesalahan apa pun. Ini adalah sesuatu yang telah Allah
rencanakan dan Ia selalu mengendalikannya.
Bacalah Markus 15:16-32. Para prajurit menghina Yesus dan ini sangat
menyakitkan bagi-Nya, namun Ia melakukannya untuk kita. Yesus
menderita karena disalib, tetapi Dia tahu bahwa Allah menghendaki
Dia melakukannya dan Dia selalu melakukan apa yang Allah kehendaki
atas diri-Nya.
Bacalah Markus 15:33-47. Yesus mati. Ia mati karena Ia mengasihi
kita dan dengan jalan ini kita bisa ke surga bersama-Nya. Kita harus
percaya kepada Yesus, dan mengasihi Dia supaya kita bisa ke surga.
Sahabat-sahabat-Nya yang mengasihi Dia menurunkan tubuh-Nya dari
kayu salib dan meletakkan-Nya di sebuah kubur.
Bacalah Matius 28:1-10. Saat membaca, bayangkan keterkejutan para
wanita dan sukacita mereka saat melihat Yesus. Allah menghidupkan
Yesus lagi dan karena Yesus hidup lagi, setiap orang yang percaya
kepada-Nya akan hidup selamanya bersama Yesus. Banyak orang melihat
Yesus dan bercakap-cakap dengan-Nya setelah Ia hidup lagi.
Itulah sebabnya kita merayakan Paskah. Karena pada Minggu pagi saat
Allah membangkitkan Yesus dan janji bahwa Ia akan melakukan hal yang
sama kepada kita. (t/Ratri)
Sumber: BellaOnline, http://www.bellaonline.com/articles/art27867.asp, Artikel Teach Your Children About Easter oleh Lynne Chapman.
Bahan MengajarDrama: Jalan Ke Emaus
Ayat:
Lukas 24:13-33
Pemain:
Kleopas, teman seperjalanan, dan Yesus
Alat-alat yang dibutuhkan:
Meja kecil dengan cangkir, piring, roti, minuman, mangkuk berisi
buah-buahan, tiga kursi, pakaian, jubah putih dengan kerudung untuk
Yesus, ceret untuk jus/sirup anggur.
Panggung:
Meja diletakkan di salah satu sisi yang panjang, yang masih bisa
dilihat saat dilewati; pemain muncul dari sebelah meja. (Kleopas
masuk bersama temannya dan berjalan pelan-pelan.)
| Teman | : | Kleopas, aku pikir pasti ada cara yang bisa kita lakukan
untuk menyelamatkan Dia, atau ada sesuatu yang harus kita
lakukan sekarang. Kita tidak seharusnya pulang ke Emaus,
tidak seharusnya kita menyerah. |
| Kleopas | : | Semuanya sudah terjadi. Kita berdua percaya bahwa Yesus
adalah Mesias, tetapi Mesias tidak akan mati. Para nabi
mengatakan bahwa Dia akan selalu hidup. |
| Teman | : | Tetapi Yesus menyembuhkan orang-orang yang sakit parah dan
cacat. Dia membangkitkan Lazarus dari kematian. Kita ada di
sana saat Lazarus mati. Kita melihat dia dimasukkan ke
dalam kuburnya. Kita melihat dia berjalan keluar dari
kuburnya empat hari kemudian. Sejak saat itu kita makan
malam bersama dengan dia. Itu bukanlah tipuan. Yesus
memunyai kuasa atas hidup dan mati, lalu mengapa Dia tidak
menyelamatkan diri-Nya sendiri? |
| Kleopas | : | Aku sering mendengar Yesus berbicara tentang kematian,
tetapi aku tidak memahaminya dan saat ini pun aku juga
tidak mengerti. |
| Teman | : | Andreas berbicara tentang kebangkitan pada hari ketiga.
Ingat, Yohana dan Maria mengatakan bahwa mereka melihat
seorang malaikat pagi ini di kubur Yesus. Dan Maria
Magdalena mengaku bahwa dia berbicara dengan Yesus. |
| Kleopas | : | Maria Magdalena pernah dirasuki setan. |
| Teman | : | (Berhenti dan melangkah pelan) Betul. Yesus mengusir
setan-setan itu. Tetapi jangan lupa bahwa Petrus dan
Yohanes juga melihat bahwa kubur itu kosong. |
| Kleopas | : | Bisa jadi itu adalah tipuan orang-orang Romawi. Aku tidak
akan melewati mereka, bila aku ingin menyembunyikan mayat
Yesus dan mereka pasti ingin menyalahkan kita karena kita
adalah pengikut Yesus. Mereka mungkin juga ingin menghukum
kita sebagai penjahat. |
| Yesus | : | (Masuk) Damai besertamu. |
| Kleopas | : | Dan bersamamu juga, Orang Asing. |
| Yesus | : | Aku dengar kalian berbicara tentang orang-orang Roma.
Apakah sedang terjadi sesuatu di Yerusalem? |
| Kleopas | : | Kamu pasti satu-satunya orang di Yerusalem yang tidak tahu
peristiwa yang paling mengerikan yang telah terjadi
beberapa hari terakhir ini. |
| Yesus | : | Apa yang telah terjadi? |
| Teman | : | Mereka menyalibkan Tuhan kita. |
| Kleopas | : | (Dengan nada ingin tahu) Maaf, Orang asing, kami tidak
mengenalmu atau tahu apa pendapatmu tentang orang yang
kami ... yang bagi orang lain dipercayai sebagai Mesias.
Namanya Yesus dari Nazaret. Para imam kepala menyerahkan
Dia kepada orang-orang Roma supaya disalib seperti seorang
penjahat. |
| Teman | : | Kami sangat berharap bahwa Dia adalah benar-benar Kristus,
yang datang untuk membebaskan kami dari penjajahan Roma.
Tetapi Dia mati tiga hari yang lalu. |
| | (Ketiga tokoh ini berjalan pelan menuju meja.) |
| Kleopas | : | Beberapa wanita dari kelompok pengikut Yesus pagi-pagi
sekali pergi ke kubur Yesus untuk mempersiapkan mayat Yesus
sebelum dikubur. Mereka tidak menemukan mayat Yesus dan
saat kembali mereka mengatakan bahwa mereka melihat
malaikat yang mengatakan bahwa Dia telah bangkit dari
kematian. |
| Teman | : | Yohanes dan Simon Petrus juga melihat kubur itu kosong. |
| Kleopas | : | Ya, tetapi mereka tidak mengaku melihat malaikat atau
Yesus sendiri, seperti yang dikatakan Maria Magdalena. |
| Yesus | : | Betapa bodohnya kalian, kalian tidak benar-benar percaya
kepada para nabi. Tidakkah mereka mengatakan kepada kalian
bahwa Mesias akan menderita sebelum dia dimuliakan? |
| Kleopas | : | Menderita, itu betul, tetapi Yesus mati! |
| Yesus | : | Dia harus mengalami penderitaan yang paling dalam, yaitu
kematian. Itu semua adalah bagian dari rencana Allah. Saat
pertama kali Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, Allah
menjanjikan kepada mereka seorang keturunan yang akan
mengalahkan iblis. Abraham dan Sarah dijanjikan bahwa dari
keturunan merekalah Mesias akan lahir. Yesaya menubuatkan
seorang anak yang dilahirkan dari seorang wanita muda akan
dianggap hina dan ditolak oleh semua orang, seorang manusia
yang selalu diliputi dengan kesedihan. Selama berabad-abad
kamu telah mengorbankan domba yang tidak bercacat supaya
darahnya membersihkan kamu dari dosa. Sekarang kamu telah
mendapatkan Domba Allah. Melalui darah-Nya, dosa-dosamu
diampuni. Itulah pesan yang harus disampaikan ke seluruh
dunia. |
| Kleopas | : | Kamu mengetahui Alkitab kami, seperti Yesus. |
| Teman | : | (Meletakkan tangannya ke lengan Yesus) Tinggallah bersama
kami malam ini, Sobat. Hari sudah hampir malam dan sudah
mulai gelap. |
| Kleopas | : | Ya, tinggallah bersama kami. Jalanan tidak aman bila hari
gelap. Orang-orang Zelot mengaku sedang mencoba mengalahkan
Roma, tetapi pada malam hari mereka sering salah tangkap
orang karena mereka sering mengira orang yang sedang dalam
perjalanan itu sebagai orang yang bekerja untuk orang-orang
Roma. |
| Teman | : | (Berhenti di samping meja dan menggelengkan kepala) Saya
sangat sedih dan bingung. Seolah-olah kami harus melakukan
sesuatu, tetapi saya tidak tahu apa itu atau di mana harus
memulainya. |
| Kleopas | : | (Memersilakan Yesus duduk) Kamu pasti lapar. Mari kita
makan bersama-sama. |
| Yesus | : | Pasti Kristusmu akan mengatakan kepadamu bahwa sekarang
bukanlah saatnya untuk menyerah. |
| | (Teman dan Kleopas duduk, Kleopas duduk agak jauh dari
Yesus.) |
| Kleopas | : | Tetapi bagaimana kami bisa mengatakan kepada semua orang
tentang Kristus yang mati? Alkitab kami mengatakan bahwa
Dia akan hidup selamanya. |
| Teman | : | (Menuangkan minum untuk Yesus dan Kleopas) Bagaimana bila
Maria Magdalena benar? Bagaimana bila Yesus telah bangkit
dari kematian? Bukankah itu berati Dia punya kuasa atas
kuburan? Aku pikir itu sama halnya dengan hidup selamanya. |
| Yesus | : | Kamu telah mendengarkan dengan baik perkataan Yesus.
(mengangkat roti dan pelan-pelan memecah-mecahkannya)
Pujilah Tuhan! (memberikan satu roti kepada Teman dan
Kleopas). Terimalah dan makanlah. |
| Teman | : | Yesus! Engkau hidup! |
| Kleopas | : | (Berdiri) Guru! |
| | (Kleopas menolong temannya berdiri dan memeluk dia; Yesus
keluar saat mereka tidak melihat.) |
| Kleopas | : | (Melihat ke sekeliling) Ke mana Dia pergi? |
| Teman | : | Aku tak tahu. Tetapi aku mulai mengerti. Saat kita
berjalan dengan Dia tadi dan Dia menjelaskan Alkitab
kepada kita, tidakkah kamu merasa seolah-olah ada api yang
membakarmu? |
| Kleopas | : | (Berdiri) Ya, dan api itu masih membakar. Kita harus
melakukan apa yang Dia katakan. Ayo kita katakan kepada
yang lainnya bahwa Yesus telah hidup. (t/Ratri) |
Sumber: You are the Christ, Carol Hillebrenner, , Artikel The Road to Emmaus, halaman 53 -- 56, Augsburg Fortress, USA, 1990.
Bahan MengajarNaskah Drama: Dia Hidup
Dalam drama pendek ini, Anda memerlukan dua orang yang mengenakan
pakaian pada zaman Alkitab dan dua wanita.
| Maria Magdalena |
: |
Petrus! Yohanes! Cepat kemari! |
| Petrus |
: |
Ada apa? |
| Maria Magdalena |
: |
Dia hilang. Yesus tidak ada. |
| Yohanes |
: |
Tenang, ayo masuk. Aku akan ambilkan minum. |
| Petrus |
: |
Maria, kita melihat dia meninggal. Kita tahu Dia meninggal. |
| Maria Magdalena |
: |
Tidak, kamu tidak mengerti. |
| Yohanes |
: |
Tenanglah. Aku tahu kamu sedih. Masuklah dan duduk. |
| Maria |
: |
Tolong dengarkan aku. Kami pergi ke kubur pagi ini untuk meminyaki tubuh Yesus. Kami khawatir tidak bisa menggulingkan batu di depan kubur itu. |
| Maria Magdalena |
: |
Tetapi saat kami sampai di sana, tidak hanya batunya yang tidak ada, tubuh Yesus pun juga tidak ada. |
| Petrus |
: |
Dan kamu yakin kamu pergi ke tempat yang benar. |
| Maria |
: |
Tentu kami yakin. Kami mengikuti Yusuf saat dia membawa tubuh Yesus dari kayu salib. |
| Yohanes |
: |
Kamu yakin kuburan itu kosong? |
| Maria Magdalena |
: |
Kami bukan wanita bodoh. Aku mengatakan yang aku lihat. Yesus sudah tidak ada. |
| Yohanes |
: |
Aku harus melihatnya. |
| Petrus |
: |
Tunggu, Yohanes. Aku ikut denganmu. |
| | (Semuanya keluar. Beberapa saat kemudian Petrus, Yohanes, dan Maria masuk.) |
| Petrus |
: |
Aku tidak tahu apa yang harus aku percayai. Aku tidak mengerti ini. |
| Yohanes |
: |
Aku percaya Dia hidup. |
| Maria |
: |
Tetapi Yohanes, bagaimana dia bisa hidup. Kamu melihat dia mati. Aku melihat Yusuf menempatkan dia di taman kuburan. Dia meninggal dengan cara yang sangat hina. |
| Petrus |
: |
Aku tidak pernah bermimpi hal ini bisa terjadi. Aku pikir Yesus akan menyelamatkan kita dari orang-orang Roma. |
| Maria |
: |
Aku juga berpikiran begitu. Aku memandang Yesus sebagai raja baru kita. Ingat, aku pernah meminta supaya kedua anakku dijadikan tangan kanan-Nya dan sekarang lihat apa yang terjadi pada-Nya. Aku tidak percaya ini semua telah terjadi. |
| Maria Magdalena |
: |
(Berteriak) Aku melihat Dia. Aku melihat Yesus. Dia hidup. |
| Yohanes |
: |
Aku tahu itu. |
| Petrus |
: |
Tenang dan katakan apa yang terjadi. |
| Maria Magdalena |
: |
Saat kamu pergi, aku kembali ke kubur itu, tetapi saat aku melihat ke dalam, aku melihat dua malaikat. Mereka sangat cantik. |
| Yohanes |
: |
Dan di mana kamu melihat Yesus? |
| Maria Magdalena |
: |
Saat aku menoleh ke belakang, aku melihat seorang pria. Aku kira dia seorang tukang kebun. Lalu aku minta dia katakan di mana dia meletakkan Yesus. |
| Petrus |
: |
Jadi, tukang kebun itu memindahkan Yesus ke kuburan lain. Aku tahu pastinya begitu. |
| Maria Magdalena |
: |
Dia menyebut namaku. |
| Maria |
: |
Tukang kebun itu mengenalmu? |
| Maria Magdalena |
: |
Tidak, dia bukan tukang kebun. Dia adalah Yesus. |
| Petrus |
: |
Aku tahu engkau sangat dekat dengan Yesus. Kamu benar-benar mengasihi Yesus. Maksudku karena Yesus telah melakukan sesuatu kepadamu. Tetapi Yesus sudah meninggal. |
| Maria Magdalena |
: |
Dia memanggil namaku. Aku tahu dia adalah Yesus, tak ada yang memanggilku seperti Yesus memanggilku. Aku ingin memeluk Dia dan tidak akan melepaskannya, namun Dia malah mengutusku untuk mengatakan hal ini kepada kamu. Yesus telah hidup. Aku melihat Dia. Dia hidup. (t/Ratri) |
Sumber: Let Us Teach Kids, http://www.letusteachkids.com/news/Mar04.htm, Artikel He`s Alive oleh Tidak dicantumkan.
Warnet PenaSABDA Space Teens: Komunitas Blogger Remaja Kristen
http://teens.sabdaspace.org/
Apakah sebagai pelayan anak, Anda juga terlibat dalam pelayanan
remaja? Ya, remaja adalah pribadi unik yang dinamis dan penuh
energi. Mereka tidak mau lagi disebut anak-anak, namun mereka juga
belum dapat dikelompokkan dalam dunia orang dewasa. Karena keunikan
dan keistimewaan inilah, mereka memiliki kebutuhan yang tidak sama
dengan jenjang usia-usia lainnya.
Menyadari bahwa remaja membutuhkan ruang lingkup yang berbeda dan
perhatian yang khusus, maka Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org > menyediakan wadah bagi mereka dengan
meluncurkan sebuah situs komunitas blogger remaja Kristen yang
diberi nama "SABDA Space Teens" -- versi remaja dari situs SABDA
Space < http://www.sabdaspace.org/ >. Seperti halnya SABDA Space,
SABDA Space Teens diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampung
aspirasi, pikiran, dan pergumulan dalam bentuk tulisan, khusus untuk
kaum remaja Kristen.
Jika Anda saat ini sedang melayani para remaja atau jika Anda
memiliki anak/adik/teman/tetangga yang masih remaja, sebarkan
informasi ini. Untuk bergabung mudah sekali, klik saja menu Daftar
Menjadi Pengguna, kemudian isi formulir yang ada. Nah, tunggu apa
lagi? Mari berbagi pikiran melalui tulisan dan bersiap untuk
berdampak demi kemuliaan Kristus.
Kiriman dari: Yohanna Prita Amelia <yohanna(at)xxxx>
Stop PressPembukaan Kursus Guru Sekolah Minggu April/Mei 2008
Dengan kerinduan untuk membekali para guru sekolah minggu, PESTA
kembali membuka Kursus Guru Sekolah Minggu (GSM) periode April/Mei
2008. Kursus ini untuk ketiga kalinya diselenggarakan sejak 2006
yang lalu. Tentunya ini merupakan kabar baik bagi para pelayan anak
agar dapat melayani dengan lebih baik lagi.
Lewat kursus GSM ini, peserta akan mempelajari tentang visi dan misi
sekolah minggu, kriteria guru sekolah minggu, pengenalan anak,
hakikat mengajar, teknik memimpin ibadah sekolah minggu, dan
administrasi sekolah minggu.
Pendaftaran kursus dibuka mulai dari sekarang. Bagi Anda yang
berminat, bisa mendaftarkan diri dengan mengisi formulir pendaftaran
yang ada di kolom STOP PRESS edisi kali ini, atau bisa juga mengisi
formulir melalui situs PESTA Online di alamat:
==> http://www.pesta.org/form_pendaftaran_gsm
Berikut ini adalah Formulir Pendaftaran Kursus GSM. Bagi Anda yang
berminat untuk mengikuti Kursus Guru Sekolah Minggu (GSM), silakan
mengisi dan mengembalikannya kepada Staf Admin PESTA:
Kusuma < kusuma(at)in-christ.net >
_________potong di sini kirimkan ke kusuma(at)in-christ.net_________
FORMULIR PENDAFTARAN KURSUS GSM
===============================
Nama:
E-mail:
Alamat Lengkap:
Kota:
Provinsi:
Negara:
Kode Pos:
No. Telepon:
HP:
Tempat/Tgl. Lahir:
Jenis Kelamin: (Laki-laki/Perempuan)*
Status Menikah: (Menikah/Belum menikah)*
Pekerjaan:
Pendidikan Akhir:
Talenta/Keterampilan:
Gereja:
Jabatan Pelayanan:
Komputer yang Dipakai: (Rumah/Kantor/Lain-lain)*
* pilih salah satu
- Apakah Anda sudah menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan
Tuhan secara pribadi?
- Apakah Anda percaya bahwa Alkitab seluruhnya adalah firman Tuhan?
- Apakah Anda pernah mengikuti kursus tertulis sebelumnya?
- Kalau ya, apa nama dan alamat kursusnya?
Nama Kursus Tertulis:
Alamat Kursus Tertulis:
- Apakah Anda pernah mengikuti Kelas Virtual PESTA sebelumnya?
Apa nama Kursusnya?
- Apakah harapan Anda dengan mengikuti Kelas Virtual PESTA ini?
"Dengan mengisi Formulir Pendaftaran Kelas Virtual ini berarti saya,
Nama ________________ dengan keinginan sendiri telah memutuskan akan
mengikuti Kursus PESTA ini hingga selesai dan mau menaati peraturan
yang ada dan bersedia untuk saling membangun iman sesama peserta
dalam kasih."
DATA PELAYANAN KURSUS GURU SEKOLAH MINGGU
=========================================
Isi dan jawablah pertanyaan berikut ini dengan lengkap:
-------------------------------------------------------
Jabatan di Sekolah Minggu:
1. Kapan Anda terlibat pertama kali di pelayanan Sekolah Minggu
(SM)?
2. Mengapa Anda tertarik untuk melayani di SM?
3. Apakah sampai sekarang Anda masih melayani di SM?
4. Tanggung jawab dan tugas-tugas apa yang Anda pegang di SM saat
ini?
5. Berapa jumlah seluruh murid SM di gereja Anda?
6. Berapa jumlah seluruh guru SM dalam gereja Anda?
7. Berapa jumlah murid di kelas SM yang Anda pimpin?
8. Berapa jumlah guru yang mengajar di kelas SM Anda?
9. Berapa jumlah seluruh jemaat dewasa di gereja Anda?
10. Apakah Anda pernah mendapat training khusus tentang bagaimana
melayani di SM? Kalau pernah, berapa kali?
____________batas akhir formulir pendaftaran Kursus GSM_____________
Mutiara Guru
Karena Kristus sendiri telah bangkit
dan menjadi buah sulung kebangkitan pengikut-pengikut-Nya.
|