Salam dari Redaksi
Salam sejahtera,
Sebelum naik ke surga, Tuhan Yesus menjanjikan Roh Kudus kepada
sahabat-sahabat-Nya agar mereka bisa mengerjakan tugas pelayanan
mereka. Roh Kudus pulalah yang akan menyertai mereka sampai
kedatangan Tuhan Yesus kembali. Lalu, siapakah Roh Kudus itu? Apakah
Roh Kudus juga menyertai kita saat ini? Bagaimana kita bisa tahu
bahwa Roh Kudus ada bersama kita? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini
mungkin akan muncul saat kita mengenalkan Roh Kudus kepada
anak-anak.
Kesempatan untuk mengenalkan Roh Kudus kepada anak-anak merupakan
suatu kesempatan yang sangat berarti bagi para pelayan anak. Akan
tetapi, mengenalkan Roh Kudus tidaklah semudah kita mengenalkan
seorang teman kepada anak-anak layan Anda. Diperlukan pemahaman yang
benar dan cara yang tepat supaya anak layan bisa menerima konsep Roh
Kudus ini.
Pada minggu keempat Agustus ini, Redaksi mengangkat topik
"Mengenalkan Roh Kudus kepada Anak" dengan harapan dapat menolong
para pelayan anak ketika mendapatkan kesempatan yang sangat berharga
ini.
Selamat melayani!
Redaksi tamu e-BinaAnak,
Christiana Ratri Yuliani
"Dan pengharapan tidak mengecewakan,
karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita
oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita." (Roma 5:5)
ArtikelMenjelaskan Roh Kudus kepada Anak
Anak-anak hidup untuk bertanya dan kita hidup untuk menjawab
pertanyaan mereka. Mengajarkan iman kepada anak-anak merupakan
rangkaian panjang beberapa seri pertanyaan selama bertahun-tahun.
Dimulai dengan "Di manakah Tuhan itu?" dan puncaknya pada tantangan
yang sangat menarik seperti, "Jika Kristus benar-benar manusia dan
benar-benar Tuhan, apakah itu artinya Dia memiliki roh seorang
manusia sehingga baik roh Allah Putra maupun roh Yesus sekarang
ada di surga?"
Satu pertanyaan lain, misalnya "Apakah Roh Kudus itu?" Bagaimana
kita menjelaskan Roh Kudus dengan cara yang bisa membantu anak-anak
untuk selalu ingat siapakah Roh Kudus itu? Bagaimana pula Roh Kudus
bisa menolong mereka setiap hari? Cerita atau analogi apa yang bisa
kita gunakan untuk menjelaskan bahwa Roh Kudus ada dalam diri
seseorang melalui baptis atau cerita tentang Pentakosta?
Beberapa buku pegangan sekolah minggu menyarankan agar pertama-tama
Anda memastikan anak memahami bahwa Tritunggal itu adalah suatu
misteri. Bahkan orang yang sangat kudus, yang sangat dekat dengan
Allah sekalipun, tidak memahaminya. Tritunggal adalah sesuatu yang
tidak bisa kita pahami dengan pemikiran kita yang terbatas. Suatu
misteri adalah sesuatu yang Allah ingin kita tahu dan percaya
meskipun kita tidak bisa memahaminya. Jelaskan bahwa banyak orang
telah menggunakan berbagai contoh untuk mencoba menggambarkan
seperti apakah Tritunggal itu, tetapi tidak untuk menjelaskannya.
Ada yang menggambarkannya dengan menggunakan sehelai daun "shamrock"
(daun yang terdiri dari tiga helai daun kecil berbentuk oval, juga
merupakan lambang negara Irlandia) yang memiliki tiga daun yang
terpisah di satu daun yang lebih besar. Beberapa cara lain untuk
menggambarkan Tritunggal adalah dengan menggunakan lilin atau
sebutir apel.
Tempatkan tiga lilin di meja. Nyalakan salah satu lilin. Dari
lilin itu, nyalakan dua lilin lainnya. Fokuskan pada dua lilin
yang dinyalakan dari satu lilin; bahwa ada tiga nyala api yang
terpisah, tetapi semuanya sama antara yang satu dan yang lainnya.
Kemudian satukan ketiga nyala api itu sehingga membentuk satu
nyala api. Tetap masih ada tiga nyala api, tetapi ketiganya
melebur menjadi satu nyala api.
Bawalah sebutir apel. Dalam apel itu terdapat kulit, buah yang
kita makan, dan inti dari apel itu. Inilah tiga perbedaan dan
bagian yang berbeda dalam satu apel. Sebutir apel harus memiliki
ketiga bagian itu, tidak ada apel yang tidak memiliki kulit, atau
buah, atau biji. Demikian pula dengan arti Tritunggal, kita
harus memiliki Allah Bapa, Allah Putra, dan Roh Kudus.
Saat Anda yakin bahwa anak Anda benar-benar memahami bahwa
Tritunggal adalah suatu misteri yang bisa kita gambarkan, tetapi
tidak benar-benar kita pahami dan bahwa setiap pribadi dalam
Tritunggal itu merupakan pribadi yang terpisah, bahwa mereka
"bekerja sama" -- seperti tiga nyala api yang melebur menjadi satu
untuk menjadi satu nyala api -- Anda bisa melanjutkan menggambarkan
Roh Kudus.
Allah Bapa adalah pencipta surga dan bumi. Firman-Nya adalah Allah
Putra, Yesus. Kasih antara Allah Bapa dan Allah Putra adalah sangat
sempurna dan sangat lengkap sehingga menjadi Pribadi lain yang sama
dengan Bapa dan Putra. (Anak Anda mengasihi Anda dan Anda mengasihi
anak Anda, tetapi kadang-kadang Anda dan anak Anda saling marah,
atau kadang-kadang Anda melakukan hal-hal untuk kepentingan Anda
sendiri, bukan untuk kepentingan bersama -- kasih Allah adalah lebih
baik daripada hal tersebut, Ia tidak pernah marah, lelah, atau tidak
sabar terhadap kita atau terhadap anak-Nya.)
Roh Kudus adalah kasih antara Allah Bapa dan Allah Putra. Kapan
saja Allah memberi kita sesuatu yang berdasarkan kasih, kita
menyebutnya karya Roh Kudus. Karena segala sesuatu yang telah Tuhan
berikan kepada kita, diberikan dalam kasih. Roh Kudus pun selalu
bekerja dalam hidup kita.
Karena Roh Kudus adalah kasih, Roh Kudus ada dalam diri kita
sehingga memungkinkan kita untuk mengasihi Allah dan orang lain.
Kasih Anda menolong anak Anda saat ia merasa putus asa dengan
pekerjaan rumahnya atau saat ia bermasalah dengan teman-temannya.
Begitu pula dengan kasih Allah, dalam pribadi Roh Kudus, akan
membantunya bila ia ingat untuk memintanya melalui doa singkat.
Demikian pula seorang anak mengingat makan malam yang menyenangkan
yang pernah diberikan oleh seseorang dengan kasih, seorang anak bisa
mengingat Ekaristi dan mengerti bahwa kasih Allah ada bersamanya.
Tuhan seperti makanan. Makanan rasanya enak, tampilannya menarik,
dan aromanya harum. Kita tidak akan mau makan makanan yang enak,
tetapi aromanya tidak sedap atau tidak beraroma sama sekali.
Demikian pula Allah, Allah bukanlah Allah tanpa tiga Pribadi itu.
Makanan juga berisi nutrisi, seperti protein, karbohidrat, dan
vitamin. Seluruh nutrisi dalam makanan itu penting -- tanpa protein
kita tidak bisa membentuk otot, tanpa karbohidrat kita tidak
memiliki energi, dan tanpa vitamin kita tidak bisa sehat.
Allah Bapa adalah seperti protein -- Ia membantu kita bertumbuh dan
menjadi kuat.
Allah Putra adalah seperti karbohidrat -- Ia memberi kita hidup dan
kekuatan untuk membantu dan mengajar orang lain.
Allah Roh Kudus adalah seperti vitamin -- Ia menjaga kita supaya
tetap sehat dan dapat melawan infeksi (godaan terhadap dosa).
Karena Roh Kudus adalah kasih Allah dan Roh Kudus selalu beserta
kita, kita harus selalu mengingat kehadiran-Nya dan memanggil-Nya.
Pemahaman yang kuat tentang Roh Kudus akan membantu membentuk
kebiasaan ini. (t/Ratri)
Sumber: Mission Arlington Metroplex, http://www.missionarlington.org/d/LOC-02-51-Jan20.pdf, Artikel Who is the Holy Spirit (John 13 and 16) oleh Tidak dicantumkan.
Bahan MengajarSiapakah Roh Kudus Itu? (Yohanes 13 dan 16)
Ayat untuk kelas kecil
Matius 28:19-20
Ayat untuk kelas besar
Matius 28:19-20
Tujuan pelajaran
Menjelaskan siapakah Roh Kudus itu.
Menjelaskan mengapa Roh Kudus itu penting bagi kita.
Pembukaan
Pernahkah kamu merasa bersalah saat melakukan suatu kesalahan? Atau
saat kamu melakukan kesalahan, ada sesuatu di sampingmu yang
mengatakan kata "tidak"? Hari ini kita akan belajar sedikit tentang
hal ini.
Cerita Alkitab
Catatan: bagian pelajaran berikut ini diberikan untuk menolong dalam
menyampaikan pelajaran. Bacalah seluruh ceritanya dan bacalah
ceritanya di Alkitab. Jangan hanya membacanya dari bagian ini.
Sebaliknya, buatlah catatan dan tempatkanlah di samping bagian
Alkitab yang menceritakan hal ini.
Minggu ini kita akan belajar tentang Pribadi yang ketiga, yaitu Roh
Kudus. Yesus menyebutkan Roh Kudus dalam Alkitab dan Yesus
mengatakan kepada kita siapakah Roh Kudus itu dan apa yang
dilakukan-Nya untuk kita.
Pada perjamuan makan malam yang terakhir sebelum Yesus wafat dan
bangkit kembali, Yesus membicarakan banyak hal kepada
sahabat-sahabat-Nya. Ia bahkan menyediakan waktu untuk membasuh kaki
mereka yang kotor. Ia ingin mereka melihat teladan-Nya dan supaya
mereka juga ingin menolong orang lain.
Yesus mengatakan kepada sahabat-sahabat-Nya bahwa Ia akan segera
pergi. Ia juga mengatakan bahwa Roh Kudus akan datang setelah Ia
pergi. Yesus menyebut Roh Kudus sebagai "Penghibur". Kemudian Ia
mengatakan kepada mereka tentang apa saja yang akan dilakukan oleh
Roh Kudus.
Pertama, Roh Kudus menolong orang mengetahui bahwa mereka telah
melakukan kesalahan dan Roh Kudus menuntun mereka datang kepada
Allah. Roh Kudus menolong kita untuk mengerti bahwa percaya kepada
Yesus merupakan satu-satunya cara untuk bisa menuju surga.
Kedua, Roh Kudus membantu kita untuk melakukan hal-hal yang benar.
Ia seperti kesadaran kita yang membantu kita untuk tahu kapan kita
melakukan hal-hal yang salah atau benar. Hal ini tidak berarti bahwa
jika kamu tidak merasa "bersalah" tentang sesuatu, maka hal itu
adalah benar. Roh Kudus mungkin sedang mencoba untuk menegurmu,
tetapi kamu mungkin tidak mendengarkannya.
Ketiga, Roh Kudus membantu kita memahami Alkitab. Ketika kita
membaca Alkitab, Ia bisa membantu kita memahaminya dan menerapkannya
dalam apa yang sedang terjadi dalam hidup kita. Roh Kudus juga
berdoa untuk kita. Alkitab mengatakan bahwa Roh Kudus berdoa kepada
Allah saat kita kadang-kadang tidak tahu bagaimana atau apa yang
perlu didoakan. Roh Kudus disebut sebagai Konselor kita yang dapat
membantu kita saat kita membutuhkan-Nya. Ia menghibur kita saat
menghadapi masa-masa sulit. Roh Kudus juga membantu kita mengetahui
karunia-karunia khusus atau kemampuan-kemampuan yang Tuhan berikan
kepada kita. Kita tahu ada orang yang pandai menggambar,
berolahraga, atau menyanyi. Karunia yang Tuhan berikan kepada kita
berbeda-beda. Setiap orang Kristen memiliki karunia khusus. Roh
Kudus bisa membantu kita menemukan apa karunia kita dan
menggunakannya untuk menolong orang lain. Beberapa karunia yang
Tuhan berikan antara lain adalah mengajar, menolong, belas kasih,
kebaikan hati kepada orang lain, memberi semangat kepada orang lain,
memimpin, dan mengetahui benar atau salah. Satu hal yang harus
diingat: Jangan pernah kita menginginkan karunia yang dimiliki oleh
orang lain; kita harus mensyukuri karunia yang telah Tuhan berikan
kepada kita dan kita harus menggunakannya untuk menolong orang lain.
Roh Kudus bukanlah seseorang yang dapat kita lihat atau sentuh. Tapi
kehadiran-Nya benar-benar nyata. Kehadirannya seperti angin. Kita
tidak bisa melihat-Nya tetapi kita bisa melihat dampaknya. Simbol
lainnya adalah oksigen. Kita bernapas memerlukan oksigen, tetapi
kita tidak bisa melihatnya. Oksigen ada di dalam api dan air. Tanpa
oksigen kita tidak bisa mendapatkan keduanya.
Roh Kudus juga membantu kita menghasilkan buah roh: kasih, sukacita,
damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Roh Kudus akan membantu kita
menghasilkan kualitas ini dalam hidup kita.
Allah, Yesus, dan Roh Kudus, tiga pribadi yang berbeda tetapi
bersama-sama. Kadang-kadang sulit untuk memahami kenyataan ini. Ada
beberapa gambaran untuk membantu kita mengetahui bagaimana hal ini
bisa terjadi. Sebutir telur memunyai bagian yang berwarna putih,
kuning, dan cangkang. Ada satu benda, tetapi terdapat tiga bagian
yang berbeda. Seseorang bisa menjadi seorang anak, saudara, dan
teman. Air bisa berbentuk uap, cair, atau padat.
Roh Kudus itu penting bagi kita bila kita percaya kepada Yesus.
Kenyataannya, Roh Kudus membantu kita mengetahui bahwa kita
memerlukan Tuhan dan kita tidak bisa ke surga sendiri. Satu-satunya
cara untuk bisa ke surga adalah dengan percaya bahwa Yesus
menggantikan kita dan membayar hukuman kita atas kesalahan yang
telah kita lakukan.
Kemudian, kita harus mengaku kepada Allah bahwa kita menyesali semua
kesalahan yang telah kita lakukan dan meminta Yesus untuk masuk
dalam hidup kita. Yesus masuk ke dalam hidup kita dan menjadikan
kita seperti manusia baru. Ia mengubah perilaku kita dan membantu
kita menjadi seperti Yesus.
Jika kita ingin Yesus masuk ke dalam hidupmu, katakan bagaimana Ia
bisa mengubah hidupmu.
Kegiatan pelajaran:
Bantulah murid memahami pelajaran yang diberikan.
Doa:
Doakan supaya kita mengikut Tuhan dan melakukan apa yang
dikatakan-Nya minggu ini. (t/Ratri)
Sumber: Domestic-Church.Com, http://www.domestic-church.com/CONTENT.DCC/19990901/ARTICLES/holyspirit.htm, Artikel Explaining the Holy Spirit to Children oleh Catherine Fournier.
Bahan MengajarBuah Roh
Sasaran pelajaran
Dalam pelajaran ini, anak-anak akan diperkenalkan pada berbagai cara
yang menjadikan orang Kristen bertumbuh untuk lebih menjadi seperti
Yesus bila mereka telah dipenuhi oleh Roh Kudus.
Dasar Alkitab
Galatia 5:26, Lukas 6:44
Pandangan bagi guru
Banyak orang hebat mencoba menghasilkan buah roh melalui proses
alami pembentukan karakter, seperti pengendalian diri, budaya
estetis, ilmu pengetahuan kejiwaan, pengejaran filsafat, pendidikan
etika, dan lain-lain; kesemuanya sangat dihargai dari sudut pandang
manusia. Adalah lebih baik bila menjadi bermoral, beretika,
berbudaya, cukup berpengetahuan, sopan, ramah, terhormat, dan sabar
daripada menjadi sebaliknya. Namun kebaikan-kebaikan yang tersebut
di atas secara murni dicapai melalui usaha-usaha manusia, bukan
buah roh. Sama seperti keindahan/kecantikan yang sesungguhnya bila
dilihat dari kejauhan, tetapi memiliki selera yang lebih rendah yang
tidak dapat diukur.
Ketika Kristus sudah ada di hati orang percaya yang ditandai dengan
tinggalnya Roh Kudus dalam hati mereka, kebaikan-kebaikan orang
Kristen sejati akan ada di dalamnya secara alami -- sealami buah
apel yang tumbuh dari pohon apel. Bila orang Kristen itu tidak
menghasilkan buah, ia tentu saja tidak didiami oleh Roh Kristus.
Sifat-sifat buah roh yang ditulis oleh Rasul Paulus sebenarnya
merupakan ringkasan dari Khotbah di Bukit. Sifat-sifat ini merupakan
kehidupan ideal orang Kristen yang harus benar-benar dilakukan.
Harta yang terpenting bagi orang percaya adalah rantai emas yang
tersusun dari sembilan rangkaian berharga yang tak terlupakan, yaitu
buah roh.
Pertanyaan untuk diskusi
Pertanyaan ini untuk dipelajari sendiri oleh guru atau sebagai
penerapan pada saat mengajar.
Bagilah anak ke dalam kelompok-kelompok. Berikan satu buah roh yang
sudah dituliskan pada sebuah karton atau kertas kepada masing-masing
kelompok (atau lebih, tergantung pada jumlah anak yang ada).
Mintalah mereka secara berkelompok membaca lagi Lukas 6:44. Kemudian
pelajarilah masing-masing buah roh dengan berdasarkan Alkitab.
Sediakan waktu dan jelaskan bagaimana buah itu bisa dilihat oleh
orang-orang di sekitar kita, atau bahkan buatlah sebuah sketsa
tentang bagaimana buah itu akan dipasang dalam kehidupan kita.
Kira-kira sepuluh menit sebelum kelas usai, mintalah satu anak untuk
datang ke setiap kelompok dan membagikan kesaksian mengenai buah
yang ada dalam kelompok mereka dan bagaimana buah itu bisa dilihat
oleh orang lain.
Ayat hafalan
Galatia 5:22-23, "Tetapi buah roh ialah: kasih, sukacita, damai
sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, pengendalian diri. Tidak ada hukum yang menentang
hal-hal itu."
Kegiatan ayat bacaan
Tulislah ayat Alkitab dari Galatia 5:22-23 pada selembar kertas,
lalu pajanglah. Mintalah anak-anak untuk membaca ayat tersebut
secara bersama-sama. Gunakan suara pelan pada saat mulai membaca,
kemudian agak keras di tengah-tengah, dan kemudian katakan dengan
pelan di bagian akhir. Angkat dan turunkan tangan Anda untuk
menunjukkan kapan suara harus keras atau pelan. Ulangi ayat itu
beberapa kali, buatlah variasi kapan bersuara keras atau pelan.
Objek percakapan
HIDUP YANG BERBUAH
Tema: Buah Roh
Inti pengajaran
Kita ingin orang lain melihat Yesus pada saat mereka melihat cara
kita bertindak dan merespons orang lain.
Peralatan:
- gambar pohon yang besar,
- sembilan gambar buah yang berbeda-beda (gunakan selotip untuk
menempelkannya), dan
- keranjang.
Ayat Alkitab: Galatia 5:22
Persiapan
Pada setiap gambar buah, tulislah buah roh yang berbeda. Kemudian
tulislah ayat alkitab yang sesuai dengan buah roh yang digunakan
ketika anak-anak berada dalam kelompok.
Taruhlah buah itu dalam keranjang dan baca Lukas 6:44
Saran persiapan
Ayat ini mengatakan bahwa sebuah pohon dikenal melalui buahnya.
Apakah hal ini berarti kita akan menghasilkan apel dari siku tangan
kita dan pisang dari telinga kita? Pohon ini tampak menarik,
berwarna-warni dengan berbagai macam buah. Saat kamu melihat sebuah
pohon seperti ini, kamu pasti ingin memetik buahnya atau duduk di
bawah pohon ini.
Kebanyakan pohon hanya bisa menghasilkan satu jenis buah, tetapi
pohon ini menghasilkan berbagai buah. Hari ini saya sudah membawa
sebuah pohon. Mintalah beberapa anak maju ke depan dan menempelkan
satu buah yang ada di keranjang. Mintalah mereka untuk membaca buah
apa itu dan kemudian menempelkannya di pohon itu. Bila semua buah
sudah ditempel di pohon itu, mintalah anak-anak untuk membaca
Alkitab mereka pada Galatia 5:22 secara bersama-sama (atau tulislah
ayat tersebut di papan tulis sehingga mereka bisa membacanya
bersama-sama). Kita bisa seperti pohon ini, menarik orang lain
dengan buah roh yang aktif/bekerja dalam hidup kita.
Doa
Tuhan, tolong tumbuhkan buah-buah ini dalam hidup kami sehingga kami
bisa menjadi contoh teladan Yesus bagi orang-orang yang ada
di sekitar kami. Amin. (t/Ratri)
Sumber: The Foursquare Church: Foursquare Children`s Ministries, http://ce.foursquare.org/articles/143,1.html, Artikel The Fruit of the Holy Spirit oleh Tidak dicantumkan.
Warnet PenaFoursquare Children`s Ministries: Holy Spirit Discovery for Kids
http://ce.foursquare.org/articles/143,1.html
Anak mungkin tidak dapat langsung menangkap dengan jelas ketika
gurunya menjelaskan mengenai Roh Kudus. Terkadang, kita perlu
menjelaskannya melalui beberapa pertemuan. Untuk itu, tentunya kita
membutuhkan panduan khusus dalam menjelaskan Roh Kudus kepada anak.
Lewat halaman Foursquare Children Ministries di situs The Foursquare
Church ini, kita dapat menemukan satu kurikulum pelajaran mengenai
Roh Kudus yang terdiri dari delapan pelajaran. Delapan pelajaran
yang tema utamanya adalah Holy Spirit Discovery for Kids ini tersaji
dalam format PDF. Salah satu pelajaran telah kami sajikan dalam
Bahan Mengajar di atas. Ingin mendapatkan seri-seri lainnya?
Segeralah kunjungi halaman ini.
Oleh: Redaksi
Dari Anda Untuk AndaTanya Tempat Retreat di Bandung/Lembang
Dari: margaretha yeni < margaretha11(at)xxxx >
>Dear All,
>
>akhir bulan september nanti gereja saya berencana mengadakan retret
>khusus untuk guru-guru sekolah minggu. Supaya ganti suasana,
>tempatnya mau di daerah bandung atau lembang. Apa ada teman-teman
>yang punya info nya? Please share ya...
>Terima kasih banyak.
>GBU all..
Redaksi:
Surat tersebut Redaksi ambil dari milis diskusi e-BinaGuru. Bagi
rekan-rekan yang memiliki informasi mengenai kebutuhan Sdri.
Margaretha Yeni, silakan kirimkan infonya kepada redaksi e-BinaAnak
di < binaanak(at)sabda.org >. Kami akan meneruskannya kepada yang
bersangkutan. Terima kasih, Tuhan memberkati.
Mutiara Guru
Dengan hikmat dan bijaksana dari Tuhan
seorang pelayan anak dapat mengajar dengan penuh
kuasa dan menjadi berkat bagi anak-anak layannya.
|