Salam dari Redaksi
Salam dalam kasih Kristus,
Banyak cara untuk berbagian sebagai kawan sekerja Allah. Menjadi
pelayan anak dan pengurus di sekolah minggu merupakan salah satunya.
Memang keterlibatan kita dalam pelayanan dan kepengurusan sekolah
minggu bukan pekerjaan yang mudah. Terlebih lagi jika kita dipercaya
menjadi ketua sekolah minggu. Kita harus mampu untuk mengoordinasi
jalannya kepengurusan tersebut dengan baik. Untuk itu, dalam edisi
e-BinaAnak di bulan Juli ini, kami mengangkat tema "Pengurus Sekolah
Minggu". Dan topik "Ketua Sekolah Minggu" menjadi pembuka untuk
edisi bulan ini.
Adapun topik-topik yang akan disajikan berikutnya adalah sebagai
berikut:
- Sekretaris Sekolah Minggu,
- Bendahara Sekolah Minggu, dan
- Guru Sekolah Minggu
Silakan simak edisi perdana di bulan Juli ini dan dapatkan berkat
yang akan semakin memperlengkapi Anda untuk mengetahui dasar-dasar
menjadi ketua sekolah minggu yang efektif. Selamat menyimak dan
Tuhan Yesus memberkati.
Redaksi tamu e-BinaAnak,
Kristina Dwi Lestari
"Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita,
lakukanlah pekerjaan pemberita Injil
dan tunaikanlah tugas pelayananmu!" (2Timotius 4:5)
ArtikelPeranan Ketua Sekolah Minggu
MENEMUKAN PERANAN PENTING KETUA SEKOLAH MINGGU
"Penting" adalah satu kata yang tepat untuk menggambarkan
kebutuhan mendasar dari peranan ketua sekolah minggu. Dengan
menggunakan kata ini, Bill Taylor menghubungkan pendapatnya, bahwa
seorang ketua sekolah minggu yang tegas dan berpendirian benar-benar
diperlukan untuk mencapai keberhasilan sekolah minggu dalam suatu
gereja dan tanggung jawab kita kepada Allah.
Memang sulit untuk benar-benar menekankan pentingnya peranan ketua
sekolah minggu. Anda bertanggung jawab atas semua pimpinan dari
kelompok terbesar yang diatur oleh para guru sekolah minggu di
kebanyakan gereja -- suatu kelompok yang bertanggung jawab terhadap
hidup seseorang dan yang mengajarkan firman Allah, serta berusaha
membawa orang-orang untuk menerima Kristus sebagai Juruselamat!
Sungguh mengagumkan!
Anda tahu bahwa tugas Anda sangat penting. Sebagai ketua sekolah
minggu, apakah Anda juga tahu bahwa Anda juga merupakan orang biasa?
PERANAN KETUA SEKOLAH MINGGU
PERENCANA
Sebagai seorang perencana, Anda memimpin dalam menentukan arah dan
tujuan sekolah minggu Anda melalui rencana tahunan, bulanan, dan
mingguan. Dalam rencana tahunan, Anda mengumpulkan semua pemimpin
yang mewakili berbagai aspek kerja di sekolah minggu Anda.
Bersama-sama mereka, mintalah arahan dan harapan dari Tuhan untuk
tugas-tugas Anda; evaluasilah hasil kerja Anda saat ini secara
bersama-sama; dari evaluasi itu, mulailah menentukan kebutuhan dan
prioritas. Anda memimpin tim ini untuk membuat tujuan dan rencana.
Dan Anda mengatur supaya tujuan-tujuan tersebut dapat tercapai.
Dalam rencana bulanan, Anda mengetuai departemen sekolah minggu dan
memandu rapat bulanan departemen sekolah minggu. Dalam pertemuan
ini, hal-hal detail perlu dikembangkan untuk melaksanakan
rencana-rencana sekolah minggu. Kebutuhan sekarang dan yang akan
datang juga perlu dipikirkan.
Dalam rencana mingguan, sekolah minggu Anda merencanakan kegiatan
setiap unit, termasuk persiapan pengajaran Alkitab yang dapat
mengubah hidup anak.
PELENGKAP
Sebagai seorang pelengkap (yang melengkapi), Anda memberi
kepercayaan kepada para guru sekolah minggu Anda dan melengkapi
"orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan" (Ef. 4:12). Jadikan
sekolah minggu Anda sebagai "juara pertama" dalam pelatihan. Jadikan
pelatihan sebagai prioritas utama. Perhatikan sungguh-sungguh anak
buah Anda untuk mengetahui seberapa efektifkah mereka saat ini dalam
melayani. Melalui pelatihan, Anda bisa memperlengkapi mereka supaya
mereka dapat berfungsi lebih baik lagi di masa mendatang. Berikan
perhatian khusus kepada anak buah Anda dan kebutuhan mereka.
Pastikan bahwa materi-materi pelatihan sudah tersedia sehingga anak
buah Anda tersebut tahu nilai dan kegunaan mereka. Masukkan dana
untuk pelatihan ke dalam anggaran gereja. Gunakan berbagai acara
untuk melatih para guru sekolah minggu Anda: konsultasi pribadi;
hubungan mentoring; buku-buku, majalah, dan rekaman video; dan
acara-acara pelatihan yang diadakan di gereja Anda, perusahaan, dan
rapat negara.
PENGATUR
Sebagai seorang pengatur, Anda membantu sekolah minggu Anda supaya
bisa berfungsi secara maksimal. Pengaturan yang baik adalah sangat
penting untuk kesehatan sekolah minggu. Tentukan pengaturan yang
paling tepat setiap tahunnya supaya bisa memberikan pengajaran yang
berkualitas dan supaya sekolah minggu Anda bertumbuh. Sediakan kelas
dan departemen yang memadai. Usahakan agar staf sekolah minggu Anda
bisa berkembang dan menjadi staf yang kuat dan benar-benar
diperlengkapi.
Teruslah mencari guru-guru sekolah minggu baru melalui pelatihan
potensi guru sekolah minggu dan acara-acara lain. Pastikan bahwa
para guru sekolah minggu baru ini akan dipilih secara pribadi oleh
orang yang kepadanya mereka akan bertanggung jawab. Berikan daftar
tugas tertulis yang sesuai dengan kemampuan para guru sekolah
minggu. Berkomitmenlah untuk memulai unit baru begitu muncul
kesempatan.
PENYEDIA
Sebagai seorang penyedia, Anda membantu menghidupkan sekolah minggu
Anda. Jadilah penasihat untuk sekolah minggu Anda dan usahakan
untuk tetap menyediakan bahan-bahan, peralatan, dan kebutuhan
pelatihan untuk para guru sekolah minggu Anda meskipun dana dari
gereja terbatas. Buatlah anggaran tahunan yang terinci untuk sekolah
minggu Anda.
PEMIMPIN
Sebagai seorang pemimpin, Anda menjadi pembimbing bagi sekolah
minggu Anda. Bagikan visi dan kerinduan Anda. Berikan penjelasan
sejelas-jelasnya tentang tujuan sekolah minggu Anda dan bagaimana
sekolah minggu ini akan menjalankan tugasnya.
Libatkan para guru sekolah minggu dalam membuat keseluruhan rencana
kerja. Libatkan mereka dalam mengembangkan tujuan sekolah minggu,
demikian pula dengan departemen, kelas, atau area kerja mereka.
Salah satu tanda kepemimpinan yang efektif adalah jika para guru
sekolah minggu lain memiliki rasa memiliki terhadap kerja sekolah
minggu sebagai tanggung jawab pribadi.
PENDORONG
Sebagai seorang pendorong/pemberi semangat, Anda memberikan dukungan
dan sukacita dalam pelayanan para guru sekolah minggu. Berikan
perhatian secara pribadi kepada para guru sekolah minggu di sekolah
minggu Anda. Kenali kemampuan mereka dan berikan pujian kepada
mereka. Gunakan orang lain sebagai ilustrasi yang positif. Dukunglah
para guru sekolah minggu Anda dalam pelayanan mereka. Berikan
respons sesegera mungkin terhadap kebutuhan mereka dan berikan
bimbingan bila mereka membutuhkannya. Rencanakan acara dan tindakan
khusus untuk memotivasi dan memberi semangat kepada mereka.
TUGAS-TUGAS
Tugas-tugas ketua sekolah minggu didaftarkan sebagai berikut.
Memimpin organisasi sekolah minggu untuk melakukan penginjilan
dan mengajarkan firman Tuhan.
Memberikan arahan terhadap daftar tugas yang harus dilaksanakan
oleh pelayan.
Melibatkan seluruh guru sekolah minggu dalam memberikan
pembelajaran Alkitab yang efektif.
Membimbing seluruh guru sekolah minggu supaya menjadi saksi yang
efektif.
Membangun atau mengembangkan program penginjilan.
Menentukan kebutuhan pelatihan bagi para guru sekolah minggu.
Membuat rencana pelatihan yang luas.
Memimpin rapat perencanaan sekolah minggu.
Memberikan pengarahan dalam menentukan pelaksanaan rencana,
kegiatan-kegiatan, kepentingan-kepentingan, dan proyek-proyek.
Memimpin para pelayan dalam membuat tujuan.
Memimpin pemilihan dan penggunaan materi kurikulum.
Mengajukan masalah keuangan dan kebutuhan sekolah minggu kepada
gereja.
Merawat dan menggunakan jurnal sekolah minggu.
Menginformasikan perihal gereja dan denominasi kepada para guru
sekolah minggu.
Memberikan laporan kemajuan sekolah minggu kepada gereja.
Mengevaluasi kerja sekolah minggu.
(t/Ratri)
Sumber: The Sunday School Page, http://sschool.com/content/ssdir.htm#EQUIPPER, Artikel Role of the Sunday School Director oleh tidak dicantumkan.
Tips MengajarSepuluh Prioritas Pemimpin Sekolah Minggu
Tetapkan visi.
Mengapa?
Jika Anda tidak tahu ke mana Anda pergi, Anda tidak akan
pernah berada di sana.
Bagaimana caranya?
Segala sesuatu yang ada di sekolah minggu harus berfokus pada
sebuah visi, yaitu pemuridan.
Ketahuilah pentingnya kehidupan rohani.
Mengapa?
Jika Anda tidak memiliki kehidupan rohani yang bertumbuh,
bagaimana Anda dapat memimpin pelayanan sekolah minggu dengan
efektif?
Bagaimana caranya?
Evaluasilah terus kehidupan rohani Anda, ambil dan benahilah
setiap kelemahan rohani yang Anda temui dalam diri Anda.
Fokuslah pada pertumbuhan.
Mengapa?
Sekolah minggu yang bertumbuh adalah sekolah minggu yang
sehat.
Bagaimana caranya?
Lakukanlah perekrutan guru sekolah minggu, buka pos-pos
sekolah minggu, lakukan penataan organisasi, pelatihan guru,
dan adakan program kunjungan.
Kembangkanlah sebuah rencana perekrutan dan pelatihan bagi para
pekerja.
Mengapa?
Tanpa sebuah rencana, akan sulit untuk menentukan kebutuhan
pelayanan dan orang-orang yang diperlukan untuk melakukan
pelayanan tersebut.
Bagaimana caranya?
Ketika bermaksud melibatkan orang-orang dalam pelayanan,
fokuslah kepada apa yang mereka butuhkan untuk melakukan
pelayanan tersebut, jangan hanya fokus kepada program yang
telah dibuat.
Minta Tuhan untuk mengutus orang-orang yang tepat untuk
pelayanan tersebut.
Tolonglah para pekerja untuk mencapai hasil maksimal dari
pelayanan mereka.
Identifikasi orang-orang yang memiliki potensi dengan cara:
membuat survei tertulis, meminta mereka melakukan praktik
mengajar di kelas, dengan wawancara, dan pendekatan.
Teruslah memotivasi para guru dan sukarelawan.
Mengapa?
Para pelayan yang bekerja dengan keras dapat mengalami
kejenuhan.
Bagaimana caranya?
Buatlah kegiatan-kegiatan atau pertemuan pengakraban dengan
para pelayan anak sebagai sarana untuk saling memotivasi satu
sama lain.
Aturlah pelayanan sedemikian rupa.
Mengapa?
Komitmen untuk memimpin dan mengatur pelayanan akan menolong
pelayanan sekolah minggu berjalan baik dan bertumbuh.
Bagaimana caranya?
Pastikan para pelayan anak mengetahui apa yang diharapkan
dari mereka dan tanggung jawab yang diemban dalam pelayanan.
Komunikasi.
Mengapa?
Para pelayan anak perlu tahu bahwa jika ada masalah, mereka
dapat datang kepada pemimpin sekolah minggu untuk beroleh
bimbingan atau didoakan. Informasi yang diberikan pemimpin
kepada para pelayan anak, memberikan kekuatan kembali untuk
melakukan pelayanannya dengan lebih efektif.
Bagaimana caranya?
Sediakan waktu untuk mengadakan pertemuan dengan para pelayan
anak. Berikan mereka nomor telepon yang dapat dihubungi untuk
mendapatkan informasi dengan mudah dari pemimpin sekolah
minggu.
Lakukan evaluasi dan pengembangan fasilitas.
Mengapa?
Fasilitas yang baik akan membuat para pelayan anak lebih
efisien dalam bertugas dan bisa juga meningkatkan pertumbuhan
dalam gereja Anda.
Bagaimana caranya?
Dengan membuat formulir-formulir evaluasi, membicarakan
evaluasi dan pengembangan fasilitas dalam rapat, dan juga
mengadakan evaluasi tahunan.
Aturlah jadwal tahunan dan juga anggaran.
Mengapa?
Untuk mewujudkan visi, setiap pemimpin harus memiliki rencana
kegiatan dan mengetahui apa yang harus dipenuhi untuk
mewujudkan visi tersebut.
Bagaimana caranya?
Tetapkan tujuan tahunan, kembangkan kalender tahunan, dan
buatlah anggaran yang realistis.
Adakan pelatihan.
Mengapa?
Guru yang selalu mengikuti pelatihan dapat menjadi guru yang
efektif.
Bagaimana caranya?
Lakukan pelatihan lokal dalam gereja, ikuti seminar-seminar
maupun konferensi, ikuti pula pelatihan tersambung (online)
untuk guru sekolah minggu, sediakan pula buku-buku untuk
pengembangan guru.
(t/Davida)
Sumber: Sunday School -- Assemblies of God USA, http://www.ag.org/sundayschool/Articles/a_jobdesc_0510_top10priorities.cfm, Artikel Top Ten Priorities of a New Sunday School Leader oleh Clancy Hayes dan Stefanie Reubell.
Bahan MengajarPermainan: Gembala dan Domba-Dombanya dan Memberitakan Injil
GEMBALA DAN DOMBA-DOMBANYA
Tujuan
Mengingatkan kita bahwa gembala yang baik mengenal domba-domba-Nya.
Seperti halnya Tuhan Yesus, Gembala kita yang baik, mengenal kita,
domba-domba-Nya (Yoh. 10:14).
Persiapan
Sebuah sapu tangan.
Para pesertanya adalah anak-anak, remaja, atau pemuda.
Jumlah peserta tidak terbatas.
Permainan dapat diadakan di dalam atau di luar ruangan.
Seorang dari antara peserta ditunjuk sebagai pemimpin permainan.
Cara bermain
Seseorang dari antara peserta dipilih (atau siapa saja yang rela)
untuk menjadi "gembala" dan kemudian diminta maju ke depan.
Lalu matanya ditutup dengan sapu tangan.
Semua peserta yang lain diumpamakan dengan "domba" dan mereka
berjongkok di tempat yang berbeda-beda tetapi jangan terlalu
berjauhan.
Pada waktu pemimpin permainan memberi aba-aba kepada gembala
untuk mencari domba-dombanya, ia harus meraba-raba setiap domba.
Domba yang tersentuh harus mengembik, tetapi suaranya boleh
dibuat-buat sehingga gembala tidak dapat menebak suaranya.
Tugas seorang gembala ialah berusaha mengenali suara itu.
Bila ia tidak dapat menyebutkan nama domba tersebut, ia harus
mencari lagi domba-domba yang lain sampai ia dapat menyebutkan
dengan benar nama domba yang disentuhnya.
Orang yang berhasil disebutkan namanya, harus menjadi gembala
untuk menggantikannya.
MEMBERITAKAN INJIL
Tujuan
Mengingatkan kita untuk memberitakan Injil, baik pada waktu yang
menguntungkan maupun pada waktu yang tidak menguntungkan. Kita juga
harus berani menghadapi kesulitan pada waktu memberitakan Injil
(1Tim. 4:2).
Persiapan
Dua kotak korek api.
Permainan ini dapat dilaksanakan di dalam atau di luar ruangan.
Jumlah peserta tidak terbatas tetapi kegiatan ini sebaiknya
dilakukan oleh anak-anak kelas besar ke atas.
Cara bermain
Pemimpin membagi para peserta menjadi dua kelompok yang jumlah
orangnya sama, kemudian setiap kelompok diberi satu korek api.
Setelah itu pemimpin memberi aba-aba. Pada waktu permainan
dimulai, orang pertama dari kedua kelompok itu menyalakan
sebatang korek api dan kotaknya. Kemudian secara estafet, ia
memberikannya kepada orang kedua demikian seterusnya.
Jika korek api itu padam di tangan seseorang, orang itu harus
menyalakan sebatang korek api yang lain, kemudian ia harus
meneruskannya kembali kepada orang yang berikutnya.
Kelompok yang paling cepat memindahkan korek api hingga sampai
kepada orang yang terakhir dinyatakan sebagai pemenang.
Kalau pesertanya banyak, pemimpin dapat membagi mereka ke dalam
beberapa kelompok. Jumlah setiap kelompok sebaiknya tidak kurang
dari 15 orang.
Sumber: Ice Breaker, Departemen Litbang Keluarga Allah, , halaman 66 dan 70, GBI Keluarga Allah, Solo.
Warnet PenaAny Occasion Free Christian Game
http://www.any-occasion-free-christian-game.com/index.html
Setiap guru sekolah minggu merupakan pemimpin dalam kelas yang
diajarnya. Sebagai pemimpin, tentu saja ia tidak boleh sampai
kehabisan ide, apalagi demi membangun suasana belajar yang lebih
menyenangkan dan bermakna bagi anak. Salah satu ide yang harus
selalu ada adalah aktivitas dan permainan-permainan rohani untuk
anak. Sebagai satu dari sedikit situs yang didedikasikan untuk
memperlengkapi kreativitas para pelayan dan menambah ide seputar
permainan dan aktivitas Kristen, Any Occasion Free Christian Game
dapat menjadi sumber ide bagi Anda. Di dalamnya, Anda dapat
menjelajahi berbagai menu yang menawarkan aneka aktivitas untuk
acara-acara tertentu. Misalnya, dalam menu "Baby Shower", Anda dapat
menemukan berbagai ide permainan untuk kelas bayi di menu tersebut.
Menu "Birthday" mengusung permainan-permainan yang dapat dilakukan
dalam acara ulang tahun. "Ice Breaker", "Group Games", dan "Word
Searches" merupakan menu-menu lain yang dapat Anda pakai ide
permainannya sebagai pelengkap kegiatan belajar dalam kelas.
Sayangnya bahasa yang dipakai dalam situs ini adalah bahasa Inggris,
jadi menyulitkan bagi pengguna yang tidak menguasai bahasa tersebut.
Namun, keberadaan situs seperti ini semestinya memberi ide bagi
pengembang lokal untuk membuat situs sejenis dalam bahasa Indonesia.
Oleh: Redaksi
Dari Anda Untuk AndaKurikulum PAUD
Dari: "Sanggar Anak Pelita Kasih" < pelitakasih2000(at)xxxx >
>Shalom, senang sekali bisa bergabung dengan milis ini. Saya
>mempunyai kurikulum paud yang diterbitkan oleh PLS depdiknas. Yang
>membutuhkan silakan hubungi saya via japri.
Redaksi:
Jika ada yang berminat mendapatkan informasi mengenai kurikulum PAUD
(Pendidikan Anak Usia Dini) yang ditawarkan Sanggar Pelita Kasih,
silakan hubungan redaksi di
==> < staf-binaanak(at)sabda.org >
Kami akan meneruskannya kepada yang bersangkutan.
Mutiara Guru
Koordinator sekolah minggu berperanan penting dalam memimpin
sekolah minggu dan melaksanakan tugas-tugas
yang diemban sekolah minggu.
-- Bill J. Taylor, 21 Truths, Traditions, & Trends --
|