SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Kamis, 4 Desember 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         e-BinaAnak  
  Utama > e-BinaAnak > Edisi 26  

Cari di Arsip e-BinaAnak Cari di e-BinaAnak

Baca Edisi e-BinaAnak Baca e-BinaAnak
Lihat Arsip e-BinaAnak Arsip
Kirim Arsip e-BinaAnak ke Email Anda Kirim ke Email Anda
Berlangganan / Subscribe e-BinaAnak Berlangganan
Frequently Asked Questions FAQ
  Bagaimana cara berlangganan publikasi e-BinaAnak? Apakah gratis? jawabannya  


<<< Edisi 25 | Edisi 27 >>>

e-BinaAnak edisi 26 (2-4-2001)

Paskah

Daftar Isi
Salam dari Redaksi 
Artikel : Kristus Bangkit. Dialah Tuhan Saya!  
Tips Mengajar : Pertanyaan Anak-anak Kecil Mengenai Paskah  
Serba Serbi : Terangnya Salib Kristus  
Aktivitas Paskah : Kuis Paskah  
Aktivitas Paskah : Membuat Badut dari Telur  
Dari Anda Untuk Anda 


Salam dari Redaksi

Salam Sejahtera dalam Kristus,

Pada seri kedua dari edisi PASKAH ini kami menyajikan beberapa bahan yang penting bagi guru untuk menambah pengetahuan dan juga beberapa ide untuk kegiatan PASKAH anak-anak di Sekolah Minggu anda.

Sementara anda, para guru-guru Sekolah Minggu, sibuk mempersiapkan PASKAH, kami ingin mengingatkan agar anda sendiri juga mempersiapkan diri dan hati anda untuk menyambut PASKAH. Jangan biarkan kesibukan PASKAH ini menyita seluruh waktu anda dan melupakan yang paling penting yaitu hubungan kita dengan Tuhan; peliharalah dan dekatlah pada DIA selalu.

Selamat menyambut PASKAH!
Staf Redaksi e-BinaAnak

"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;" (1 Korintus 15:3-4)


Artikel

Kristus Bangkit. Dialah Tuhan Saya!

"Mengapa kamu mencari Dia yang hidup diantara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit." (Lukas 24:5)

Ada banyak orang, bahkan orang Kristen, yang mempertentangkan kebenaran kisah PASKAH. Ada yang berpendapat bahwa yang disalib bukan Tuhan Yesus, tapi seseorang yang berwajah mirip Yesus, ada pula yang mengatakan bahwa Yudas Iskariotlah yang disalib, ada pula yang mengatakan bahwa mayat Yesus disembunyikan, ada pula yang berpendapat bahwa Tuhan Yesus hanya mati suri, dan banyak pendapat-pendapat lain. Apakah Tuhan Yesus benar-benar disalibkan, mati, dan tiga hari kemudian bangkit dari kematian?

Bagaimana keyakinan anda sebagai guru-guru Sekolah Minggu yang akan memberitakan kebenaran Firman Tuhan kepada anak-anak yang anda didik? Untuk menguatkan iman dan memperluas pengetahuan guru-guru Sekolah Minggu, ikutilah sajian perenungan ini:

Ada Yang Mengatakan
"Bukan Yesus yang tergantung di kayu salib, tetapi Yudas Iskariot."

Ada Yang Mengatakan
Bahwa yang tergantung di kayu salib memang tubuh Yesus, tetapi Ia belum sungguh-sungguh mati melainkan baru mati suri, kemudian Ia siuman kembali dan pergi ke kota lain.

Ada Pula Yang Mengatakan
Itu memang mayat Yesus, tapi kemudian mayat itu dicuri oleh murid-muridNya dan disimpan di tempat aman. Murid-murid Yesus lalu berbohong dengan mengatakan bahwa Yesus hidup lagi.

Ada Yang Menganggap
Bahwa peristiwa kebangkitan adalah hasil khayalan/imajinasi para murid.

Mana Yang Benar?
"Sungguhkah Tuhanku telah Bangkit?"
Apakah buktinya sehingga saya benar-benar yakin bahwa Tuhan Yesus adalah Tuhan yang hidup, yang telah mengalahkan kuasa kematian?

Mari Kita Melihat Fakta Yang Sesungguhnya

  1. Kita dapat membuktikan bahwa yang tergantung di kayu salib sungguh-sungguh mayat Tuhan Yesus dan bukan mayat Yudas Iskariot. Yudas Iskariot mati menggantung diri. Mayatnya sudah disaksikan oleh seluruh penduduk kota Yerusalem. Jadi tidak mungkin Yudas Iskariot yang mati di kayu salib itu. Yesus benar-benar sudah mati sewaktu murid-murid datang untuk menurunkan mayatNya. Ini terbukti karena sewaktu seorang tentara menusuk perut Yesus dengan tombak, maka dari perut Yesus keluar darah dan air. Yesus sudah mati dan dikubur dengan tutup kubur yang diberi segel kuat-kuat, serta dijaga oleh sepasukan tentara.

  2. Mari kita misalkan sejenak bahwa Yesus dikubur hidup-hidup (dalam keadaan pingsan atau mati suri). Dapatkah Ia bertahan selama tiga hari di dalam kubur yang lembab tanpa makan dan minum ataupun perawatan medis terhadap luka-lukaNya yang sangat parah dan mematikan? Belum lagi terpikirkan bagaimana caranya melepaskan diri dari kain kafan beserta rempah-rempah yang membalut seluruh tubuhNya. Bagaimana dengan batu penutup kubur yang sangat berat dan telah disegel itu? Kalaupun semuanya teratasi, masih ada serdadu Romawi yang berjaga di depan kubur. Mampukah seseorang yang "dianggap mati suri" tsb. mengatasi berbagai rintangan di atas?

  3. Mayat Yesus tidak mungkin dicuri oleh murid-murid. Bagaimana mungkin mereka berani mencuri mayat itu, sedangkan mereka sudah lari terbirit-birit ketakutan dan sembunyi ketika Tuhan Yesus ditangkap di taman Getsemane? Seandainya murid-murid itu benar mencuri mayat Yesus (berarti Yesus benar-benar mati dan tidak bangkit), bagaimana mungkin sejarah bisa mencatat kesaksian iman yang luar biasa dari para murid yang "menyaksikan" Yesus telah bangkit. Manusia rela mati untuk sesuatu yang mereka PERCAYAI sebagai kebenaran (meskipun mungkin yang mereka percayai itu sesungguhnya bukan kebenaran). Tetapi, bagaimana pun juga manusia tidak rela mati untuk sesuatu yang mereka KETAHUI adalah bohong. Jadi, satu-satunya jawaban mengapa sikap murid-murid yang semula terlihat "pengecut" berubah menjadi saksi Kristus yang berani mati adalah karena mereka telah menyaksikan sendiri Yesus telah bangkit dari kematian!

  4. Khayalan bersifat sangat subyektif dan pribadi, sehingga tidak mungkin dua orang memiliki khayalan yang sama persis, apalagi ratusan orang. Dalam peristiwa kebangkitan Yesus, yang menjadi "saksi mata" tidak hanya satu dua orang, melainkan ratusan orang yang terdiri dari berbagai golongan dan berada di berbagai lokasi yang berbeda. Kepada para perempuan, Petrus, Tomas, murid-murid, bahkan pada kelompok yang terdiri lebih dari 500 orang. Ada yang dilakukanNya di ruang tertutup, di jalan, di pantai, juga di bukit.
Kita percaya bahwa Yesus Kristus sudah bangkit. Hal ini membuktikan bahwa:
  1. Dia adalah Tuhan.
  2. Dia telah mengalahkan maut.
  3. Dia berkuasa mengampuni dosa kita.
  4. Dia berkuasa menyelamatkan kita.
Justru karena Yesus adalah Tuhan maka kematian tidak dapat menguasaiNya. Yesus mati untuk menebus dosa manusia. Tetapi Ia tidak mati untuk selamanya. Ia bangkit kembali di dalam kemenangan sehingga kematian ditertawakan. "Hai maut, dimana sengatmu?" (1 Korintus 15:55). Dengan kebangkitanNya nyatalah Tuhan Yesus berkuasa mengampuni dosa kita. Puji Tuhan Ia hidup kembali. Tuhan kita, TUHAN YANG MENANG!!!

Sumber:
  • KITA - Majalah Kristen untuk Anak-anak, , Edisi 47 tahun 1997, halaman 11, Lembaga Reformed Injili Indonesia.
  • Akal dan Kekristenan, Paul E. Little, , halaman 35 - 44, Yayasan Kalam Hidup, Bandung.

    Tips Mengajar

    Pertanyaan Anak-anak Kecil Mengenai Paskah

    Pada waktu guru sedang mengajar/bercerita tentang peristiwa PASKAH, anak-anak mungkin akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tidak mudah dijawab dan sering tidak kita duga sebelumnya, siapkah anda sebagai guru untuk melayani pertanyaan mereka?

    1. Mengapa Mereka Membunuh Yesus?
      Tuhan Yesus disakiti dan dibunuh oleh orang-orang yang tidak menyukai Dia. Orang-orang ini tidak mengetahui bahwa Tuhan Allah mengirim Yesus untuk mengasihi dan menyelamatkan setiap orang. Namun Tuhan Allah telah membuat Yesus hidup kembali. Yesus hidup! (Lihat Matius 27:11-28:6)

    2. Di Mana Yesus Sekarang Berada?
      Sekarang Dia tinggal di Surga bersama dengan Allah Bapa. Segala sesuatu indah di Surga dan setiap orang merasa bahagia tinggal di Surga. (Lihat Efesus 1:20 dan Kolose 3:1)

    3. Apa Yang Dilakukan Yesus Di Surga?
      Yesus telah berkata pada kita bahwa Dia memiliki rumah yang indah di Surga. Semua orang yang mengasihi Dia akan bersama Dia suatu hari nanti. (Lihat Yohanes 14:1-7)

    4. Seperti Apakah Surga Itu?
      Alkitab mengatakan pada kita bahwa Surga sangat indah sehingga kita tidak bisa membayangkannya. Tidak ada orang sakit atau disakiti di sana. Tak ada kesedihan --yang ada hanya kebahagiaan! Tak ada air mata -- dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang indah dan kekal ada di surga. (Lihat Wahyu 21)

    5. Akankah Yesus Datang Kembali Ke Dunia?
      Yesus akan datang. Tapi hanya Tuhan Allah yang tahu kapan hari yang luarbiasa itu datang. Setiap orang yang mengasihi Tuhan Yesus akan bergembira melihat Dia datang lagi ke dunia, karena ia datang untuk menjemput anak-anak Tuhan dan akan membawa kita ke rumahNya di surga yang telah Dia siapkanNya. (Lihat 1 Tesalonika 4:14 - 5:10, Kisah Para Rasul 1:9-11)

    Sumber:
  • Sunday School Smart Pages, Wes & Sheryl Haystead, , halaman 169, Gospel Light, Ventura, 1992.

    Serba Serbi

    Terangnya Salib Kristus

    Jika Pengurus Sekolah Minggu sepakat untuk mengadakan acara PASKAH yang berkesan bagi anak-anak, maka ide acara ini mungkin akan dapat digunakan untuk menolong anda.

    Setelah Firman Tuhan disampaikan, yang intinya menceritakan tentang kedatangan Kristus ke dunia dan kerelaanNya untuk menderita bagi manusia bahkan rela di salib untuk menebus dosa kita, maka mintalah anak-anak untuk maju ke depan dan duduk melingkari "salib" yang disusun dari batang-batang lilin yang diletakkan dalam formasi salib seperti contoh berikut ini:

    	    **
    	    **
    	**********
    	**********
    	    **
    	    **
    	    **
    	    **
    	    **
    	    **
    
    Acara dapat diakhiri dengan mengajak anak-anak, khususnya mereka yang belum mengundang Yesus masuk dalam hati mereka untuk berdoa dan meminta Yesus mengampuni dosa-dosa mereka dan memintaNya untuk menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Bagi anak-anak yang telah menerima Yesus, ajaklah mereka untuk merenungkan kasihNya yang luar biasa itu dan berdoa dengan ucapan syukur untuk semua kebaikanNya.

    Sumber:
  • Mengajar Sekolah Minggu yang Kreatif, Paulus Lie, , Yayasan Andi, Yogyakarta, 1997.

    Aktivitas Paskah

    Kuis Paskah

    Bagilah anak dalam empat kelompok masing-masing terdiri dari tiga anak, namakan kelompok tersebut dengan nama Kitab Injil, yaitu: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Ketiga anak dalam satu kelompok tersebut boleh berdiskusi untuk memberikan jawaban yang paling benar. Sediakan empat meja dengan masing-masing tiga kursi. Pada masing-masing meja sediakan satu Alkitab. Buatlah pertanyaan seputar kisah PASKAH dan bagilah dalam tiga tahap.

    Tahap pertama:
    Berikan dua pertanyaan tentang PASKAH dengan jawaban singkat pada setiap kelompok. Bila kelompok pertama tidak bisa menjawab boleh dilemparkan ke kelompok lain. (Tahap ini anak tidak boleh membuka Alkitab).

    Tahap kedua:
    Berikan 5 pertanyaan tentang peristiwa PASKAH yang memerlukan pembuktian dalam Alkitab. Siapa yang lebih cepat mendapatkan bukti dari dalam Alkitab boleh menjawab lebih dulu, dengan memencet bel atau mengangkat tangan. Bila ternyata jawaban salah, nilai dapat dikurangi. (Tahap ini anak boleh membuka Alkitab).

    Tahap ketiga:
    Berikan masing-masing kelompok satu pertanyaan mengenai tokoh-tokoh dalam kisah PASKAH, dan salah satu anak dalam kelompok tersebut harus memperagakan tindakan dan ucapan tokoh tersebut. Tokoh tersebut antara lain Petrus, Yudas Iskariot, Pontius Pilatus atau penjahat yang disalib bersama Yesus.

    Proses penilaian tahap pertama bila masing-masing kelompok menjawab dengan benar maka nilainya 10. Lalu dalam tahap kedua bila jawaban salah nilai dikurangi 5, tapi bila jawaban benar maka nilainya 10. Selanjutnya dalam tahap ketiga bila jawabannya benar nilai 10, tapi bila jawabannya kurang benar diberi nilai 5. (Tahap ini anak boleh membuka Alkitab).

    Kuis ini, selain menambah pengetahuan anak mengenai PASKAH, juga dapat melatih kerjasama anak dalam kelompok. Selamat mencoba!


    Aktivitas Paskah

    Membuat Badut dari Telur

    Bahan:

    • Telur rebus (dapat telur bebek atau ayam) untuk kepala
    • Kertas manila
    • Kertas berwarna (kertas krep, kertas kado atau kertas emas)
    • Gunting
    • Spidol
    • Lem
    Cara membuat:
    1. Telur rebus berguna sebagai kepala badut, untuk itu buatlah mata, hidung dan bibir dengan spidol pada telur rebus tersebut. Untuk rambut bisa dibuat dari kertas berwarna, lalu tempelkan dengan lem di bagian belakang telur.
    2. Buatlah kerucut dari kertas manila dengan diameter alas 7,5 cm dan tinggi 20 cm.
    3. Potong bagian atas kerucut sepanjang 5 cm, sehingga menjadi kerucut kecil. Hias kerucut kecil tersebut dengan kertas berwarna untuk topi badut.
    4. Sementara itu bagian bawah kerucut yang sudah dipotong dapat digunakan sebagai tubuh badut. Bagian atas dari tubuh badut ini berguna sebagai penyangga kepala badut, jadi apabila diameter terlalu kecil boleh dipotong agak kebawah lagi, sehingga telur dapat tersangga dengan kuat. Hiaslah bagian tubuh badut ini dengan kertas berwarna menurut selera.
    5. Setelah tiga bagian ini siap, letakkan telur diatas tubuh badut, lalu pasanglah topinya di atas kepala badut. Agar kuat boleh ditambahkan lem.


    Dari Anda Untuk Anda

    Dari: "oasis" <oasisdo@>

    >Redaksi yang terhormat,
    >Kami sangat tertarik dengan edisi yang mengulas tentang mengenal
    >anak mulai dengan e-BinaAnak no. 019. Tetapi ternyata, kami belum
    >menerima edisi no. 021. Apakah kami bisa dikirim e-mail edisi
    >no.021 tersebut? Atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima
    >kasih. Tuhan memberkati
    >Franciscus Soehardjo
    
    Redaksi:
    Terima kasih untuk suratnya. Berikut ini kami informasikan alamat dimana anda bisa mendapatkan semua arsip-arsip publikasi e-BinaAnak yang sudah diterbitkan. Jika ada masalah silakan hubungi kami lagi.


  • Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini <<< Edisi 25 | Edisi 27 >>>

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas