SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
KLIK DI SINI
UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

 
PEPAK PEPAK
Kamis, 4 Desember 2008   
    Utama | Pustaka | e-BinaAnak | e-BinaGuru  
         e-BinaAnak  
  Utama > e-BinaAnak > Edisi 4  

Cari di Arsip e-BinaAnak Cari di e-BinaAnak

Baca Edisi e-BinaAnak Baca e-BinaAnak
Lihat Arsip e-BinaAnak Arsip
Kirim Arsip e-BinaAnak ke Email Anda Kirim ke Email Anda
Berlangganan / Subscribe e-BinaAnak Berlangganan
Frequently Asked Questions FAQ
  Bagaimana cara berlangganan publikasi e-BinaAnak? Apakah gratis? jawabannya  


<<< Edisi 3 | Edisi 5 >>>

e-BinaAnak edisi 4 (13-4-2000)

Paskah

Daftar Isi
Salam dari Redaksi 
Artikel : Merencanakan Paskah Sekolah Minggu  
Tips Khusus Paskah : Sejarah Membagi Telur Pada Hari Paskah  
Serba Serbi : Telur dengan Foto Pribadi  
Dari Anda Untuk Anda 


Salam dari Redaksi

"Salam Damai Dalam Kristus"

Paskah sudah dekat. Kebaktian Paskah Sekolah Minggu seringkali menjadi kebaktian rutin tahunan yang kurang dipersiapkan dengan matang. Oleh karena itu, dalam rangka menyambut PASKAH tahun ini e-BinaAnak akan menyajikan dua artikel terturut-turut yang akan menolong guru-guru Sekolah Minggu memiliki perencanaan yang baik untuk PASKAH yang bermakna di Sekolah Minggu masing-masing. Selain itu, simaklah juga ide untuk membuat aktivitas Paskah bagi anak-anak Sekolah Minggu yang terdapat dalam kolom SERBASERBI.

Selamat merencanakan Paskah!
Redaksi

"Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup." (Yohanes 14:19)


Artikel

Merencanakan Paskah Sekolah Minggu

Perayaan Kebaktian PASKAH Sekolah Minggu sering diadakan tanpa perencanaan yang matang. Salah satu alasannya mungkin adalah karena perayaan PASKAH selalu diadakan setiap tahun, sehingga dianggap sesuatu yang sudah biasa dan tidak lagi istimewa. Untuk seorang Kristen yang sudah lahir baru perayaan PASKAH seharusnya menjadi hari Raya umat Kristen terbesar, karena hari PASKAH mengingatkan kita akan kemenangan Kristus atas maut, yang berarti juga kemenangan kita yang telah ditebus oleh Kristus, karena Ia sungguh telah bangkit dan mengalahkan kuasa dosa. Itulah yang Paulus maksudkan ketika ia berkata "andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu" (1 Kor 15:14).

Namun sayang sekali inti berita PASKAH yang luar biasa itu sering tidak sampai kepada anak-anak. Marilah kita, sebagai guru-guru Sekolah Minggu mengisi acara PASKAH tahun ini dengan memberitakan Kebenaran akan KEBANGKITAN KRISTUS sehingga anak-anak mendapat kesempatan untuk mengenal Tuhan mereka yang HIDUP! Bagaimana mewujudkan kerinduan ini? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita merencanakan PASKAH Sekolah Minggu:

  1. Inti berita PASKAH harus jelas.

    Beberapa kunci kata yang harus mewarnai seluruh acara PASKAH adalah: KRISTUS BANGKIT, KRISTUS MENGALAHKAN KEMATIAN, KRISTUS MENGALAHKAN MAUT, KRISTUS MENANG ATAS KUASA DOSA, KRISTUS SUNGGUH HIDUP, KRISTUS HIDUP DI DALAM HIDUPKU. Oleh karena itu tema-tema PASKAH sebaiknya dibuat dalam kalimat yang pendek dan jelas. Hindarkan kata-kata abstrak yang sulit dimengerti artinya, karena anak belum memiliki cukup kemampuan untuk menginterpretasi.

  2. Acara PASKAH perlu dikoordinasi dengan baik.

    Seperti seorang memakai pakaian, maka ia akan memperhatikan kombinasi warna dan asesori yang cocok sehingga kelihatan serasi. Acara PASKAH pun demikian, seluruh rangkaian acara harus diatur agar mendukung tema PASKAH, baik nyanyian-nyanyiannya, renungan beritanya (cerita), dramanya, permainannya, dekorasinya, dll. Hindarkan kegiatan-kegiatan ekstra yang akan mengalihkan anak-anak dari inti pesan/berita PASKAH, misalnya kegiatan sosial, permainan yang tidak memiliki tema PASKAH, atau rekreasi. Jadikan PASKAH menjadi pelajaran rohani tentang iman Kristen yang paling mendasar. Dan sajikan itu dalam suasana yang menyenangkan.

  3. Semua orang harus terlibat dalam perayaan PASKAH.

    Spirit PASKAH bukan spirit "one man show", karena PASKAH adalah perayaan kemenangan orang beriman di dalam Kristus. Oleh karena ikatan kasih diantara orang beriman akan mendorong kebersamaan, hal itu dapat tercermin baik dalam suasana maupun pada pembagian tugas pelaksanaan kegiatan ini. Semakin banyak guru terlibat semakin baik. Semakin banyak anak terlibat adalah yang terbaik.

  4. Undangan perayaan PASKAH.

    Cara terbaik melibatkan anak-anak dan guru dalam mempersiapkan PASKAH adalah dengan membuat brosur/pamflet/kartu/selebaran yang berisi undangan untuk anak-anak lain, khususnya yang sudah lama tidak datang atau yang belum memiliki keselamatan. Tularkan semangat penginjilan dalam hati anak-anak, dengan pergi bersama-sama berkunjung dan membagikan undangan perayaan PASKAH. Guru memberikan contoh kepada murid-muridnya bagaimana mengundang anak lain untuk datang bersekutu dalam kebaktian PASKAH dan menjadi teman bagi mereka. Sementara anak-anak saling mengenal, guru memiliki kesempatan untuk berkenalan dengan orang tua mereka.

  5. Tempat dan waktu penyelenggaraan PASKAH.

    Untuk Sekolah Minggu yang lebih senang menggabung seluruh anak Sekolah Minggu dalam acara PASKAH, maka akan diperlukan tempat yang cukup luas agar anak-anak dapat berkumpul bersama. Kendala yang lain adalah diperlukan guru-guru untuk berada di antara anak-anak agar keributan dapat terkendali. Dan juga waktu pelaksanaan mungkin akan lebih lama dari biasanya. Pengabungan kelas-kelas perlu dilakukan jika ada acara yang istimewa, seperti drama PASKAH, panggung boneka atau renungan (cerita) PASKAH dengan memanggil pembicara yang ahli dalam bidangnya.

    Melaksanakan perayaan per kelas dapat menjalin rasa keakraban, namun demikian persiapan akan tidak efisien karena masing-masing guru kelas akan membuat persiapan sendiri-sendiri. Untuk menghindarkan rasa persaingan antar kelas, guru-guru dapat dihimbau untuk membuat acara yang sama di masing-masing kelas dan melakukan persiapan bersama-sama. Waktu pelaksanaan dapat dibuat lebih lama dari biasa, dan gunakan waktu untuk menolong anak mengerti berita PASKAH dengan lebih baik.

  6. Follow-up perayaan PASKAH.

    Hal yang paling penting diperhatikan adalah bagaimana tindaklanjut perayaan PASKAH ini. Mengadakan kegiatan mudah, tapi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa berita PASKAH itu tinggal dalam hati anak-anak dan terpelihara tidaklah mudah. Oleh karena itu siapkan cara-cara bagaimana menolong agar benih yang telah ditaburkan mendapat siraman agar bertumbuh. Untuk itu guru-guru perlu memberikan bimbingan dan perhatian, baik itu berupa cerita-cerita lanjutan di minggu-minggu berikutnya, ataupun dengan mengadakan pertemuan tatap muka secara pribadi untuk berdoa bersama/sharing atau memberikan tugas-tugas bacaan untuk anak yang lebih besar.


Tips Khusus Paskah

Sejarah Membagi Telur Pada Hari Paskah

"Mengapa gereja membagikan telur pada anak-anak Sekolah Minggu pada hari PASKAH?" Ternyata banyak orang Kristen bahkan guru Sekolah Minggu yang kurang jelas tentang sejarah membagi telur ini. Untuk Edisi Khusus PASKAH ini Tips Mengajar akan diganti dengan penjelasan singkat tentang sejarah membagi Telur PASKAH.

Tradisi membagi telur sebenarnya bukan tradisi gereja/Kristen (juga jelas tidak disebutkan dalam Alkitab). Sebelum kekristenan muncul, di negara 4 musim (Eropa) ada tradisi untuk merayakan datangnya musim-musim. Dewa musim Semi, yang bernama "Eostre" adalah dewa yang disembah pada perayaan "vernal equinox". Nama dewa ini juga yang akhirnya dipakai untuk menyebut hari PASKAH, "Easter" (bahasa Inggris).

Pada abad-abad pertama kekristenan, tradisi ini sulit dihapus karena hari PASKAH memang kebetulan jatuh pada setiap awal musim Semi. Perayaan musim Semi selalu dirayakan dengan meriah mengiringi kegembiraan meninggalkan musim dingin yang suram dan beku (mati). Tumbuh-tumbuhan dan bunga mulai tumbuh dan bermekaran, dan suasana keceriaan seperti ini menjadi saat yang tepat untuk membagi-bagikan hadiah. Membagi-bagikan telur pada hari PASKAH akhirnya diterima oleh gereja selain untuk merayakan datangnya musim Semi, juga karena telur memberikan gambaran/simbol akan adanya kehidupan.


Serba Serbi

Telur dengan Foto Pribadi

Berikut ini adalah aktivitas sederhana dan murah yang dapat dilakukan dengan anak-anak Sekolah Minggu pada hari PASKAH. Pada kesempatan ini guru Sekolah Minggu perlu memberikan penjelasan tentang arti simbol telur dalam kehidupan Kristen. Telur adalah lambang kehidupan yang Kristus tunjukkan ketika Ia bangkit dari antara orang mati. Dan anak-anak yang mau percaya dan menerima Kristus di dalam hatinya juga akan hidup bersama dengan Dia, karena Roh Kudus telah memberikan kelahiran baru dalam hidup mereka.

Kegiatan ini adalah sebagai berikut:

Mintalah anak untuk membawa foto diri dalam ukuran kecil pada Minggu sebelumnya. Lalu guntinglah foto mereka berbentuk lonjong (oval). Guru bisa mempersiapkan telur yang sudah diwarnai, renda-renda kecil dan lem serta spidol warna. Dalam kegiatan ini mintalah anak untuk menempelkan foto diri tersebut di kulit luar telur. Kemudian rekatkan dengan renda nilon kecil yang warna-warni di sekeliling foto itu sebagai penghias tepinya. Lalu di bawah foto (atau dibagian sisi lain), mintalah anak menuliskan: Kristus Hidup dalam Hati (Nama Anak).

Foto anak pada telur yang dihias itu melambangkan bahwa anak telah menjadi ciptaan baru dan Kristus akan hidup dalam hatinya selamanya.

Sumber:
  • Buku Pintar Sekolah Minggu jilid 1, , halaman 158, Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang, 1997.

    Dari Anda Untuk Anda

    * Dari Fransisca Kirana (GPKdI Jelambar)

    >Dear Pengurus MILIS "e-BinaAnak",
    >Selamat atas dibukanya forum elektronik untuk pembinaan anak.
    >Saya yakin forum ini akan menjadi berkat bagi banyak orang, 
    >khususnya anak-anak.
    >Dengan ini saya ingin mendaftarkan diri sebagai anggota 
    >MILIS e-BinaAnak, Tuhan memberkati.
    
    Redaksi:
    Ma' kasih banyak untuk ucapan selamatnya. Anda sudah kami daftarkan.

    * Dari Yuli

    >Kolom dari anda untuk anda ini bagus, tapi kita tidak bisa
    >berinteraksi seperti yang dimaksud karena tidak ada alamat e-mail
    >Bagaimana kalau Milis ini jadi arena diskusi juga?
    
    Redaksi:
    Kita sedang berdoa dan bergumul untuk membuka Milis Diskusi dimana guru-guru bisa saling membagikan dan sharing tentang pelayanan Sekolah Minggu. Mohon doakan supaya rencana ini cepat terealisir. Thanks untuk idenya.


  • Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini   Tampilan cetak (print view) untuk halaman ini <<< Edisi 3 | Edisi 5 >>>

    Tentang Kami | Kontak Kami | Buku Tamu | Promo | Situs YLSA | Links | FAQ | Sumber | Info Anda
     

    SITUS INI ADALAH SITUS PEPAK VERSI LAMA.
    SEJAK 1 JUNI 2008 KAMI MENGGUNAKAN SITUS BARU.
    KLIK DI SINI UNTUK BERKUNJUNG KE SITUS PEPAK VERSI BARU.

     
    Disclaimer | © 2008 Yayasan Lembaga SABDA | Email: pepaksabda.org |Laporan Masalah/Saran

    ^ Ke Atas