Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Coba Lagi


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Bacaan: Matius 13:3-8 Waktu Mark mampir ke rumah kakeknya setelah pulang sekolah, dia heran mendapati kakeknya sedang berlutut di kebun. Beberapa kantong baru yang berisi benih tergeletak di sampingnya. "Apa yang sedang Kakek lakukan?" tanya Mark. "Kakek 'kan sudah menanami lajur yang sama itu minggu kemarin." "Iya," jawab kakek, "tapi hujan yang deras menyapu bersih benih itu." "Oh," seru Mark. "Mmm, tapi bagaimana jika hal itu terjadi lagi? Mengapa Kakek tidak membeli sayuran di supermarket saja?

Bacaan: Matius 13:3-8

Waktu Mark mampir ke rumah kakeknya setelah pulang sekolah, dia heran mendapati kakeknya sedang berlutut di kebun. Beberapa kantong baru yang berisi benih tergeletak di sampingnya. "Apa yang sedang Kakek lakukan?" tanya Mark. "Kakek 'kan sudah menanami lajur yang sama itu minggu kemarin."

"Iya," jawab kakek, "tapi hujan yang deras menyapu bersih benih itu."

"Oh," seru Mark. "Mmm, tapi bagaimana jika hal itu terjadi lagi? Mengapa Kakek tidak membeli sayuran di supermarket saja? Bisa mengurangi pekerjaan."

"Kakek tahu," kata kakek setuju, "tapi tidak ada sayuran yang rasanya lebih enak dibanding sayuran segar dari kebun." Dia memungut kantong benih yang kosong. "Ngomong-ngomong," kakek melanjutkan, "siapa yang akan menemanimu dalam acara kemah sekolah minggumu minggu depan?"

"Sepertinya tidak ada," kata Mark. Aku mengajak Scott lagi, tapi dia tak pernah datang untuk memberi jawaban."

"Yah ..., mengundang seseorang itu seperti menabur benih," kata kakek menjelaskan. "Kadang kamu berhasil, dan kadang tidak. Namun jika kamu terus berusaha, hasilnya pasti beda, mengapa kamu tidak mencoba mengajak orang lain? Ini adalah kesempatan yang bagus supaya mereka mendengar tentang Yesus. Bukankah kamu pernah berkata ada anak laki-laki baru di kompleksmu?"

"Iya," jawab Mark. "Namanya Brett."

"Dia mungkin perlu teman baru," kata kakek mengingatkannya. Dia memberikan kantong benih pada Mark. "Apa kamu perhatikan bedanya, apa yang kakek tanam sekarang dan yang kakek tanam sebelumnya?"

Mark mengamat-amati kantong yang dipegangnya. "Uh ... coba lihat ... Kakek tidak punya bawang merah sekarang," seru Mark, "dan sebelumnya kakek tidak punya gambas (semacam labu)."

"Bawang merah biasanya tumbuh dengan baik kalau ditanam pada awal musim semi. Sekaranglah waktunya menanam benih- benih yang nantinya bisa tumbuh dengan baik pada musim ini, jadi kakek memutuskan untuk menanam gambas," jelas kakek. "Di kebun, jika satu jenis sayuran tidak bisa tumbuh dengan baik, kakek akan mencoba jenis sayuran yang lain. Dan untuk kamu, jika satu anak tidak menerima ajakan untuk ikut ke gereja atau kemah, ajaklah orang lain yang sepertinya lebih berminat untuk ikut."

Mark menyengir. "Baiklah, Kakek," katanya. "Aku tidak akan menemui Brett lagi dalam perjalanan pulangku." M.M.P.

Bagaimana dengan kamu?

Apakah kamu akan menyerah dengan mudah jika seseorang yang kamu ajak ke sekolah minggu atau gereja tidak mau datang? Ajaklah lagi, dan ajaklah orang lain yang ingin ikut juga. Jika kamu terus mengajaknya, bisa jadi kamu menolong orang lain belajar tentang Kristus.

Ayat Hafalan: Galatia 6:9 "Karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah." (t/Setyo)

Kategori Bahan PEPAK: Metode dan Cara Mengajar

Sumber
Judul Artikel: 
Try Again
Judul Buku: 
The One Year Book of Devotion for Kids II
Pengarang: 
Katherine Ruth Adams, dkk.
Halaman: 
Tidak dicantumkan
Penerbit: 
Tyndale House Publisher
Kota: 
Illinois
Tahun: 
1995

Komentar