Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK

Berani Tampil Beda


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Edisi PEPAK: e-BinaAnak 689 - Kebutuhan Anak di Era Globalisasi (II)

"Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni." (2 Timotius 2:22)

Perkembangan zaman yang semakin cepat pada era globalisasi saat ini membuat anak-anak muda berusaha tampil dengan mengikuti tren yang sedang berkembang. Kecenderungan anak-anak muda adalah berusaha mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha untuk dapat diterima di lingkungan pergaulan dengan cara mengikuti tren yang sedang berkembang. Jika tidak mengikuti tren yang sedang berkembang, mereka akan dianggap ketinggalan zaman dan kurang pergaulan.

Banyak hal bisa dianggap tren oleh anak/anak muda, mulai dari cara berpakaian, cara berbicara, cara berdandan/bergaya, gaya hidup, tempat berjalan-jalan, tempat hiburan, tempat berbelanja, barang-barang mewah, musik, film, teknologi gadget, internet, bahkan sampai kebiasaan buruk, misalnya merokok dan dunia gemerlap (kehidupan malam).

Tekanan dari teman-teman sebaya sering dialami anak/anak muda yang tidak mau mengikuti tren-tren itu. Bukan suatu hal yang mudah untuk menolak atau tidak mengikuti tren yang ada.

Sebagai anak yang mengenal Tuhan, kita tentu harus mengikuti tren yang ada secara cermat. Anak muda harus pintar-pintar memilih tren apa yang baik dan tren apa yang tidak baik bagi mereka, agar tetap berjalan dalam kehendak Tuhan dan tidak menyimpang dari jalan-Nya.

Bagaimana agar anak/anak muda dapat tetap ada di dalam Tuhan dan berani tampil beda dari dunia ini?

1. Hidup Sesuai dengan Firman Tuhan

"Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu." (Mazmur 119:9)

Hanya dengan firman Tuhanlah seorang anak muda dapat mempertahankan jalannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Firman Tuhan akan menerangi setiap sisi kegelapan yang ada. Tuhan akan memberi hikmat kepada anak-anak muda sehingga mereka dapat membedakan dan memilih tren apakah yang sesuai dan tidak sesuai dengan kehendak-Nya.

Tidak mengikuti tren yang tidak sesuai dengan jalan-Nya bukan berarti akhir dari kehidupan. Namun, ketika anak muda memilih untuk tidak mengikuti tren yang ada dan lebih mementingkan kehendak Tuhan dalam dirinya, dia akan memperoleh harta yang paling berharga di dunia ini.

Menjadi umat Tuhan bukan berarti kita menjadi orang yang kurang pergaulan, tetapi lebih kepada menjadi orang yang mempunyai integritas untuk menyatakan ya di atas ya dan tidak di atas tidak. Menjadi orang yang berani menolak ajakan maupun kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan dan siap menerima segala risiko karena sikap tersebut.

2. Menjauhi Hawa Nafsu

Dalam 2 Timotius 2:22 jelas sekali dikatakan agar kita menjauhi segala nafsu orang muda. Segala keinginan untuk memenuhi hawa nafsu hanyalah membawa kepada kebinasaan. Hawa nafsu akan terus menyerang kehidupan anak-anak muda. Oleh karena itu, setiap keinginan yang muncul haruslah diserahkan kepada Tuhan Yesus. Tidak setiap keinginan harus dipenuhi saat itu juga, bahkan ada keinginan-keinginan tertentu yang harus ditolak karena tidak sesuai dengan firman-Nya.

"Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia." (1 Yohanes 2:16)

Mintalah kepada-Nya agar Dia memberi kekuatan untuk dapat menolak setiap hawa nafsu yang ada.

Berjalanlah sesuai dengan firman Tuhan dan tetaplah setia dalam setiap langkah yang diambil, baik dalam pergaulan maupun aktivitas apa pun. Hiduplah di dalam kasih Tuhan dan tetaplah memelihara damai dalam kehidupan kita.

3. Menjadi Teladan

"Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu." (1 Timotius 4:12)

Menjadi anak muda bukan berarti tidak bisa menjadi teladan. Justru selama menjalani masa muda kita harus mulai bisa menunjukkan bahwa kita adalah teladan yang patut ditiru, baik dalam perkataan, tingkah laku, kasih kepada sesama, kesetiaan kepada Tuhan maupun dalam kesucian hidup yang berani untuk menolak segala kecemaran yang ada.

Tuhan akan memampukan setiap anak muda agar dapat hidup seturut dengan kehendak-Nya sehingga dapat menjadi teladan bagi teman-teman pergaulannya.

"Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang." (Mazmur 127:4-5)

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : Pelita Hidup
Alamat URL : http://www.pelitahidup.com/2009/08/10/berani-tampil-beda
Penulis artikel : Riva Rinjal
Tanggal akses : 30 Juli 2014

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Komentar