Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Bagaimana Membantu Anak yang Khawatir?


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Seperti orang dewasa, anak-anak pun terkadang juga mengalami kekhawatiran. Belajar menangani kekhawatiran dan kegelisahan adalah keterampilan hidup yang penting. Namun, seperti halnya orang dewasa, anak-anak kehilangan pandangan dan mengalami kekhawatiran yang berlebihan. Orang tua harus memberikan perhatian ketika kekhawatiran normal menjadi kekhawatiran yang berlebihan. Berikut beberapa cara untuk membantu anak yang khawatir agar merasa lebih nyaman. Langkah 1 Perhatikan suasana hati anak Anda.

Seperti orang dewasa, anak-anak pun terkadang juga mengalami kekhawatiran. Belajar menangani kekhawatiran dan kegelisahan adalah keterampilan hidup yang penting. Namun, seperti halnya orang dewasa, anak-anak kehilangan pandangan dan mengalami kekhawatiran yang berlebihan. Orang tua harus memberikan perhatian ketika kekhawatiran normal menjadi kekhawatiran yang berlebihan. Berikut beberapa cara untuk membantu anak yang khawatir agar merasa lebih nyaman.

  1. Langkah 1 Perhatikan suasana hati anak Anda. Jangan terlalu mengawasi keadaan emosinya, tapi tetap perhatikan apa yang sedang terjadi di dunia kecilnya. Jika dia khawatir, Anda akan lebih menyatu dengan perasaannya dan siap menolongnya.

  2. Langkah 2 Kenali tanda-tanda kekhawatiran yang berlebihan. Anak Anda mungkin sulit tidur atau bermimpi buruk. Mungkin dia kembali kepada kebiasaan-kebiasaannya sewaktu kecil, seperti menghisap jari atau mengompol. Anak-anak yang benar-benar khawatir biasanya lebih sering sakit perut atau sakit kepala. Bahkan ketika penyebab sakit itu adalah rasa khawatir, rasa sakitnya benar-benar terasa.

  3. Langkah 3 Dengarkanlah anak Anda. Bertanyalah, tetapi jangan memaksanya. Jika anak Anda terlihat enggan menunjukkan ketakutannya, bantu dia dengan bermain boneka dan mainan binatangnya untuk melukiskan keadaan hidup manusia. Anak Anda yang khawatir mungkin dapat menunjukkan secara lebih jelas perasaannya melalui permainan.

  4. Langkah 4 Jaga dan perhatikanlah rutinitasnya sedapat mungkin, walaupun hidup Anda sendiri tidak teratur. Anak-anak akan merasa aman bila mereka dapat mengetahui apa yang akan terjadi. Bahkan jika situasinya jelas akan menimbulkan kekhawatiran, seperti kematian anggota keluarga, menjaga anak Anda untuk tetap makan dan tidur sesuai dengan pola kebiasaannya akan menjadi sesuatu yang sangat membantu mereka.

  5. Langkah 5 Yakinkan anak Anda bahwa dia akan baik-baik saja dan Anda akan menjaganya. Anak-anak adalah pemikir-pemikir konkret. Jika dia khawatir melihat rumah yang terbakar, jangan hanya berusaha menjelaskan bahwa ada pemadam kebakaran di daerah setempat. Bantu dia untuk merasa tenang dengan membawanya ke pemadam kebakaran setempat, di mana dia bisa berbicara dengan petugas pemadam kebakaran.

  6. Langkah 6 Perhatikan kebiasaan Anda sendiri. Jika Anda adalah orang dewasa yang suka khawatir, Anda akan cenderung memiliki anak yang suka khawatir. Cobalah untuk tidak memperlihatkan kekhawatiran Anda di depan anak Anda.

  7. Langkah 7 Mintalah bantuan untuk anak Anda yang sering khawatir jika kekhawatirannya tersebut sepertinya sudah tidak dapat dikendalikan lagi. Dokter anak Anda dapat memberi referensi kepada seorang psikolog anak. (t/Kristin)

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Sumber
Judul Artikel: 
How Help Worried Child

Komentar