Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Bab XIII-Abad 18-20 (sekarang) - B


BAB XIII
ABAD 18-20 (sekarang)

A. Latar Belakang

1. Pada abad 19-20 pelayanan Sekolah Minggu untuk anak-anak mulai berkembang dengan sangat cepat. Selain kuantitas juga kwalitas. Banyak diadakan konfrensi-konfrensi untuk memperbaiki kurikulum dan penyeragamaan. Juga pelayanan anak-anak mulai berkembang dalam banyak bentuk.

2. Namun demikian perkembangan Sekolah Minggu ini tidak selamanya berjalan mulus. Pada abad 20 terjadi peristiwa tragis dalam dunia PAK, yaitu dengan masuknya Teologi Liberal ke dalam Sistem pendidikan kristen yang dibawa oleh John Deweg.

B. PAK Abad 20

1. Pengaruh liberalisme dalam pendidikan

  • Aliran Injili percaya bahwa pengetahuan tentang Allah & firmannya harus menjadi prioritas PAK, tetapi kaum liberal menyangkal dan menganggap bahwa fokus PAK adalah mengembangkan pribadi anak sehingga kelak kemudian hari mereka dapat memberikan keterlibatan dalam masyarakat
  • Pendidikan secara akademik dan pikiran terbuka jadi yang penting adalah pengetahuan untuk mengembangkan pribadai secara penelitian pengetahuan umum sedangkan pengetahuan Allah & firmannya menjadi no.2
    Sejak saat itu terjadilah banyak perpecahan dalam gereja. Akibatnya : jumalh anggota gereja pada tahun 1960, Drastis turun, terutama di Eropa dan Amerika terutama gereja-gereja protestan, banyak gereja di jual karena tidak ada lagi pengungjung Sekolah Minggu mengalami penderitaan yang sama.
    (Akhirnya banyak trend yang timbul untuk "Home Schooling" diajar oleh orang tuanya sendiri dirumah dengan bahan pelajaran yang sama dengan sekolah biasa)

2. Perkembangan pelayanan anak sekarang

  • Kemajuan Sekolah Minggu luar biasa pesatnya Sekolah Minggu tidak lagi anak-tiri, tetapi justru menjadi tangan kanan gereja dan bagian integral gereja
  • Sekolah Minggu tidak lagi untuk anak-anak miskin, tetapi semua lapisan masyarakat, lalu disusul Sekolah Minggu untuk dewasa.
  • Pelayanan Sekolah Minggu berkembang pesat, banyak pelayanan-pelayan (pembantu gereja) dididik untuk mengembangkan pelayanan Sekolah Minggu
  • Materi bisa dibagikan dan dijual sehingga bnyak pemantapan hasil dan arah pelayanan Sekolah Minggu menjadi terfokus. Sekolah Minggu bahkan menjadi pusat penginjilan gereja & sebagai bagian keluarga Allah.
  • Tapi keterlibatan orang tua masih dipertanyakan
  • Di Amerika dan beberapa tempat lain, tujuan semakin bergeser jauh: Sebagai penitipan anak ; kegiatan waktu kosong; mengembangkan ketrampilan

Komentar