Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

6. Perikemanusiaan Menurut Yesus


Lukas 18:18-30


Tujuan: Menunjukkan bahwa aktivitas keagamaan tidak memadai untuk mendapat hidup kekal.


Persiapan pemimpin

  1. Mintalah Allah membimbing pikiran dan pengertian Saudara ketika mambawa bagian ini.
  2. Tulislah semua yang Saudara ketahui tentang:
    1. Pemimpin muda yang kaya; dan
    2. Kristus.
  3. Bagaimana bagian ini dapat mempengaruhi pikiran dan tindakan Saudara secara pribadi?

Pendekatan

  1. Bila seseorang bertanya kepada Saudara bagaimana caranya mendapat hidup yang kekal, apa yang akan Saudara katakan? Dalam bagian ini, seorang pemuda bertanya pada Yesus tentang hal ini? Apa jawabannya?
  2. Mungkin menganggap Yesus sebagai seorang guru yang baik? Cobalah temukan apa yang dipikirkan orang muda itu tentang Yesus?

Pertanyaan: (Lukas 18:18-30)

  1. Mengapa pemuda ini datang pada Yesus? Mengapa ia merasa bahwa Yesus mau menolongnya?
  2. Mengapa Yesus mula-mula menangkis pertanyaan? Mengapa Ia menarik perhatian pada diri-Nya sendiri? Apakah Ia berkata bahwa Ia tidak pantas disebut "baik"?
  3. Kekuasaan apakah yang Yesus pakai untuk menjawab pertanyaan orang ini? Yang mana dari 10 hukum yang Ia pilih sebagai dasar komunikasi dengan penanya-Nya?
  4. Bagaimana si pemuda mengevaluasi dirinya? Apakah ia sombong, tertipu, atau dengan jujur dapat menguji diri sendiri?
  5. Apa tindakan khusus yang menurut Yesus perlu dilakukannya? Catat dua tindakan atau serangkaian tindakan. Apakah Allah perlu menuntut permintaan yang sama terhadap tiap orang yang mencari hidup yang kekal? Apa sebenarnya yang Yesus minta?
  6. Apa yang ditunjukkan oleh respon si pemuda tentang sikapnya terhadap:
    1. dirinya
    2. Yesus Kristus; dan
    3. sesama manusia.
  7. Mengapa Yesus membuat syarat murid yang begitu sukar bagi orang muda-kaya yang sungguh ini, yang mungkin dukungannya dapat menjadi pertolongan besar bagi rencana-Nya?
  8. Apa yang kita pelajari tentang Yesus dari bagian ini?
  9. Dapatkah kita percaya pada Yesus sebagai guru yang baik tapi bukan sebagai Allah sendiri?
  10. Bagian ini membuat kita bertanya: "Apakah sikap kita terhadap hidup yang kekal; diri kita sendiri, sesama kita dan Yesus Kristus?

Pertanyaan dan saran tambahan

  1. Bila Yesus bukan Allah, apakah Ia guru yang baik?
  2. Bandingkan bagian ini dengan Lukas 10:25-37 tentang:
    1. Motivasi si penanya
    2. Jawaban Yesus
    3. Wibawa yang dipakai
    4. Hasil-hasil (bila disebutkan).
  3. Tulislah semua sifat-sifat Yesus Kristus yang dapat Saudara temukan dalam bagian ini.

Komentar