Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Pembacaan Alkitab dengan Kreasi Dialog


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Penjelasan/Persiapan:

  1. Karena kreasi ini bersifat dialog, maka hanya tepat untuk perikop dalam Alkitab yang berupa dialog.
  2. Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah tokoh yang terlibat dalam dialog tersebut ditambah satu kelompok narator.
  3. Pada kreasi ini, guru SM dapat berperan sebagai narator.
  4. Sebelum kreasi ini dipraktekkan, guru terlebih dulu memberi penjelasan bahwa anak-anak harus membaca dengan penghayatan dan memberi contoh singkat.

Akitvitas:
Contoh Bacaan : Matius 21:23-27
Narator : Guru
Yesus : Kelompok I
Imam-imam kepala : Kelompok II

Narator : Lalu Yesus masuk ke Bait Allah, dan ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, dan bertanya:

Imam kepala : "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu?"

Narator : Jawab Yesus kepada mereka:

Yesus : "Aku juga akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu dan jikalau kamu memberi jawabnya kepada-Ku, Aku akan mengatakan juga kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu. Dari manakah baptisan Yohanes? Dari sorga atau dari manusia?"

Narator: Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata:

Imam kepala : "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata kepada kita: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, kita takut kepada orang banyak, sebab semua orang menganggap Yohanes ini nabi."

Narator : Lalu mereka menjawab Yesus:

Imam kepala : "Kami tidak tahu."

Narator : Dan Yesus pun berkata kepada mereka:

Yesus : "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."

Silakan Anda mencoba dengan perikop yang lain dalam Alkitab.

Kategori Bahan PEPAK: Aktivitas dan Ketrampilan Anak

Sumber
Judul Buku: 
Metode Anak Aktif dalam Bercerita dan Membaca Alkitab
Pengarang: 
Paulus Lie
Halaman: 
78 - 79
Penerbit: 
Yayasan Andi
Kota: 
Yogyakarta
Tahun: 
2001

Komentar