Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Kesetiaan dalam Alkitab


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Siapakah orang yang setia?

Orang yang setia adalah orang yang dapat dipercaya karena dia bertanggungjawab dan tidak plin-plan. Alkitab juga mengajarkan kepada kita untuk selalu bersikap setia khususnya dalam hal kesetiaan kepada Tuhan Yesus.

Mari kita mempelajari bersama-sama bentuk kesetiaan seperti apa yang dapat kita lakukan untuk Tuhan Yesus.

1. Setia mengabdi hanya kepada Allah.

"Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon." (Lukas 16:13)

Kita adalah hamba Allah. Jadi kita hanya mengabdi kepada Allah Yang Esa. Ada orang yang setiap hari main game, nintendo, dll, sampai lupa baca Alkitab, lupa berdoa atau ke gereja. Nah, anak seperti itu sudah tidak sungguh-sungguh setia lagi kepada Allah. Dia sudah mulai "mengabdi" pada hobinya main game.

2. Setia dalam menjalankan tugas yang Allah berikan pada kita.

"Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang." (Matius 24:45-46)

Kita harus setia dalam menjalankan tugas yang diberikan Allah kepada kita. Bagaimana caranya? Allah memberikan kita tugas belajar di Sekolah, membantu orangtua di rumah, melayani di gereja. Semua itu adalah melayani Allah. Nah, apakah kalian setia dan bertanggungjawab menjalankan tugas-tugas itu?

3. Setia menggunakan karunia Allah yang diberikan kepada kita.

"Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu." (Matius 25:21)

Allah mau kita menggunakan karunia dan berkat yang kita terima dengan bertanggung jawab. Kalau kita punya uang jangan diboroskan, bumi yang indah ini jangan dikotori dengan sampah, waktu yang ada untuk Sekolah jangan kita buang. Menggunakan waktu dengan baik-baik adalah tanda kita bertanggungjawab kepada Allah yang memberi kita waktu.

4. Setia dalam menyimpan suatu rahasia.

"Siapa mengumpat, membuka rahasia, tetapi siapa yang setia, menutupi perkara." (Amsal 11:13)

Kalau kita jadi orang yang suka membuka rahasia orang lain atau menjelekkan orang lain pastilah banyak orang yang tidak suka kepada kita. Kita akan dianggap sebagai orang yang tidak dapat dipercaya.

5. Setia membawa persembahan kepada Allah.

"Dan dengan setia mereka membawa segala persembahan khusus, persembahan persepuluhan dan persembahan-persembahan kudus itu ke sana. Konanya, seorang Lewi, mengawasi semuanya, dan Simei, saudaranya, adalah orang kedua," (2 Tawarikh 31:12)

Tuhan telah memberi kita uang yang cukup. Nah, kitapun harus menggunakannya dengan bertanggungjawab. Antara lain dengan setia membawa persembahan untuk Allah dan juga membantu orang miskin dan orang-orang yang terkena bencana alam.

6. Setia menyampaikan berita yang Allah percayakan kepada kita.

"Utusan orang fasik menjerumuskan orang ke dalam celaka, tetapi duta yang setia mendatangkan kesembuhan." (Amsal 13:17)

Kita adalah duta-duta Allah untuk menyampaikan berita keselamatan (Injil) kepada teman-teman kita yang belum percaya kepada Tuhan Yesus. Dengan menjadi duta-duta Allah yang setia mengabarkan Injil, kita akan "menyembuhkan" atau menyelamatkan jiwa teman- teman kita dari hukuman neraka.

7. Setia dalam setiap perkataan.

"Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta." (Amsal 14:5)

Tuhan paling tidak suka dengan orang yang suka berdusta. Kata-kata yang kita ucapkan haruslah kata-kata yang benar dan kalau kita berjanji kita harus menepatinya. Ingat lho, jangan plin-plan, tetapi harus dapat dipercaya.

8. Setia dalam mempertahankan iman kepercayaan kita.

"Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan." (Wahyu 2:10)

Artinya jangan pernah menyangkal Tuhan Yesus, setia sampai mati. Setia kepada Allah, setia kepada Alkitab, setia kepada kebenaran, setia kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
KITA - Majalah Kristen untuk Anak-anak
Halaman: 
4
Penerbit: 
Lembaga Reformed Injili Indonesia
Tahun Edisi: 
1992
Nomor Edisi: 
7

Komentar