Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Pentingnya Kegiatan Kunjungan


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Berikut ini satu sharing dari Sdr. Jonathan, anggota milis diskusi e-BinaGuru tentang pentingnya kunjungan. Kiranya dapat menjadi berkat bagi rekan-rekan pembaca e-BinaAnak sekalian.

Dari: "J. Widjanarko" <wrukma@>
>Saya pikir kunjungan anak masih sangat relevan dengan kondisi
>sekarang. Hal ini bisa menyebabkan beberapa hal:
>1. Anak yang dikunjungi merasa mendapat perhatian dari GSM dan
> membuat anak lebih semangat.
>2. Orang tua akan lebih memberikan perhatian dan lebih mendorong
> anaknya untuk datang ke SM.
>3. (Secara implisit) kita mengatakan pada orang tua ASM, bahwa kita
> (yang notabene bukan keluarganya) memperhatikan pertumbuhan
> keimanan anaknya. Karena terus terang ada ortu ASM yang kurang
> perhatian dan menganggap pertumbuhan iman anak adalah tanggung
> jawab GSM dan guru agama di sekolahnya. Hal ini benar terjadi
> dan kami ketahui dari angket yang kami (GSM) sebarkan untuk
> diisi oleh Ortu ASM.

>Inti dari kunjungan, sebenarnya adalah "PERHATIAN". Dari perhatian
>bisa berdampak banyak, sebagai contoh adalah 3 hal di atas.
>Mengenai mengunjungi ASM yang ortu-nya belum Kristen, saya sendiri
>belum pernah menghadapi, tapi pernah ada seorang anak yang baru,
>tinggal dengan Kakek-Neneknya (krn kedua ortu-nya dinas ke luar
>kota untuk waktu bulanan). Si nenek (yg bukan Kristen) bingung
>karena si cucu (yang kedua ortu-nya memang Kristen) minta ke SM.

>Akhirnya si nenek dengan segala ketidaktahuannya mengajak si anak
>ke Gereja kami. Di luar dugaan, setelah melihat kegiatan ASM di
>Gereja kami, tanggapan si nenek akan keberadaan SM sungguh positif.
>Dia tidak pernah menghalangi, bahkan mengantar si cucu ke SM setiap
>minggu.

>Dari cerita di atas, mungkin kunjungan kita ke ASM yang ortu-nya
>belum Kristen, bisa jadi akan mendapat tanggapan positif dari ortu.

>Selain itu, saya pikir, ini juga suatu jalan untuk bersaksi kepada
>keluarga si ASM.
>
>God Bless,
>JONATHAN

Kategori Bahan PEPAK: Kesaksian Guru

Komentar