Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengatasi Perasaan Tidak Mampu


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Kategori Bahan PEPAK: Pelayanan Anak Umum

Anak-anak sungguh sangat luar biasa. Bekerja bersama-sama dengan mereka sebagai suatu hak yang benar-benar istimewa. Yesus menghargai mereka dan berkata kepada para murid-Nya, "Biarkan anak- anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah" (Markus 10:14). Ia berkata kepada orang-orang itu agar menjadi seperti anak-anak dalam kerendahan hati, menaruh percaya, kebergantungan dan mengasihi.

Dalam diri anak-anak terdapat rasa ingin tahu dan gairah yang besar untuk turut serta dalam perawatan diri mereka. Penulis mengisahkan ketika dia dia menjadi seorang perawat, dia ditugaskan untuk mengurus seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun yang menderita fibrosis sistik dan dirawat di rumah sakit untuk pertama kalinya sejak bayi. Ia bertekad untuk belajar istilah-istilah yang khas, prosedur, dan segala yang lainnya yang berkaitan dengan kerutinan di rumah sakit. Ia menghafalkan jadwal pengobatannya dan selalu muncul di dekat kereta obat-obatan perawat pada waktu yang tepat dengan membawa-bawa tiang botol infusnya, larutan dalam Buretrolnya dengan jumlah yang tepat, segala sesuatu siap bagi pemasangan alat-alat penanggulan heparin.

Ternyata bekerja bersama-sama dengan pribadi-pribadi yang sangat istimewa ini sangat menyenangkan, walaupun harus terus-menerus mengingatkan diri sendiri mengapa kita senang bekerja bersama-sama dengan anak-anak itu, demi mengatasi tantangan-tantangan yang muncul. Di antara tantangan itu salah satunya ialah kebutuhan rohani anak yang dirawat tersebut. Mengenali apa kebutuhan-kebutuhan tersebut sudah memenangkan setengah dari perjuangan itu yang memberikan cukup keyakinan bagi kita. Namun memenuhi kebutuhan- kebutuhan itu jauh lebih sukar lagi.

Sumber:
Judul Buku: Kebutuhan Rohani Anak
Pengarang : Judith Allen Shelly
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup
Halaman : 150 - 155

Komentar