Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Waktu Teduh Bersama Tuhan


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

APAKAH SAAT TEDUH ITU ?

Saat teduh terdiri dari tiga hal pokok:

  1. Saat untuk bersekutu secara pribadi dengan Allah.

    Dua orang saling menjalin persahabatan. Bagaimana mereka dapat mengenal satu sama lain? Dengan menghabiskan waktu berdua. Dan beberapa waktu terbaik dalam persahabatan mereka adalah pada saat mereka menghabiskan waktu berdua saja. Untuk dapat mengenal Kristus, sama juga seperti Anda menjalin persahabatan atau menikah dengan menghabiskan waktu bersama dengan dengan Dia.

    "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah." (Mazmur 42:2)
    "Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair." (Mazmur 63:2)

    Secara keseluruhan, tujuan hidup orang Kristen adalah untuk mengenal Yesus Kristus, seperti disebutkan Rasul Paulus dalam Filipi 3:10, "Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya."

    Tanpa persekutuan pribadi dengan Yesus Kristus, kita kehilangan poin besar sebagai orang Kristen. Namun, dengan persekutuan tersebut, kita dapat mengenal Kristus secara pribadi, dengan cara yang lebih intim.

  2. Saat dimana Tuhan berbicara kepada Anda mengenai hidup Anda.

    Sepanjang hari Anda sibuk di sekolah, tempat bekerja, ataupun di rumah -- dari kelas ke kelas, janji ke janji, teman ke teman, pekerjaan rumah ke pekerjaan rumah, dan akhirnya Anda lelah dan kehabisan tenaga.

    Apakah Anda jarang duduk dan memandang jujur pada diri sendiri? Apakah Anda jarang mengevaluasi hidup Anda untuk menemukan siapa sebenarnya Anda?

    Saat teduh bersama dengan Tuhan membiarkan Anda melihat diri Anda sendiri melalui pandangan Yesus.

    Saat teduh bukanlah saat untuk menyiapkan pelajaran, berangan- angan, atau membaca surat kabar. Saat teduh adalah saat ketika Allah menunjukkan kepada Anda betapa perlunya Anda menjadi seperti Yesus -- Allah menunjukkan dosa-dosa dalam hidup Anda, membantu Anda mengakui dosa-dosa tersebut, dan memberikan kekuatan kepada Anda untuk melakukan sesuatu. Setelah itu, ketika Anda melihat diri Anda sendiri dengan terang firman-Nya, Anda dapat melihat bagaimana Anda menjadi seperti Yesus.

    Mazmur 139:23-24 berkata, "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!"

  3. Saat untuk menyerahkan hari kepada Tuhan.

    Pikirkan tentang segala sesuatu yang akan terjadi pada hari itu - - tes, pesta, janji, berbelanja, latihan sepakbola, berlatih musik, bertemu dengan seseorang. Serahkanlah semuanya itu kepada Kristus dan percayakan kepada-Nya untuk menjaganya.

    Amsal 3:5-6 mengatakan, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu."

    Di pagi hari ketika Anda bangun, serahkan hidup Anda pada hari itu kepada Kristus. Lukas 9:23 berkata, "Pikullah salibmu setiap hari." Itu berarti bahwa Anda menyerahkan segala keinginan Anda sehingga Ia dapat tinggal selamanya di dalam Anda.

MENGAPA HARUS BERSAAT TEDUH?

  1. Karena Tuhan menginginkan persekutuan dengan kita.

    Hal ini merupakan suatu pemikiran yang mengejutkan! Tuhan yang menciptakan bintang-bintang, lautan, semut, dan bayi yang sehat, menjadi kepuasan dan kesenangan bagi kita! Hal itu hampir begitu susah untuk dimengerti!

    Seringkali kita membaca Injil dan berdoa hanya karena keharusan atau kewajiban. Hal tersebut tidak sebanding dengan kebenaran bahwa Tuhan menginginkan kita untuk membaca firman-Nya dan berbicara kepada-Nya sehingga kita mempunyai persekutuan dengan- Nya. Alangkah sangat berbedanya!

    Yohanes 4:23 membantu kita untuk melihat lebih jauh. "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah- penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian."

  2. Karena Yesus berhak menerima perhatian kita

    Adalah penting bagi Anda untuk menyadari harga hubungan Anda dengan Kristus. Ia mengorbankan hidup-Nya. Ia mencurahkan darah- Nya. Ia telah dipaku untuk sebuah perpecahan, tersiksa karena disalib oleh orang Romawi. Mengapa? Karena Ia peduli kepada Anda dan Ia ingin mengenal Anda!

    Ia berhak mendapat perhatian Anda! Alihkan pandangan Anda dari diri sendiri dan fokuskan pandangan Anda kepada-Nya. Ia lebih berharga dari segala pujian, penyembahan, cinta, dan hidup Anda.

    Fokuskan diri Anda kepada-Nya setiap hari dalam saat teduh.

  3. Karena saat teduh berguna untuk suatu hubungan yang penting dan bertumbuh dengan Kristus.

    Berapa kali hal ini terjadi kepada Anda? Saat Anda pergi berkemah, atau ke suatu seminar, atau ke suatu KKR dan Anda memberikan hidup Anda kepada Kristus (atau Anda memberikannya kembali kepada-Nya). Anda adalah salah satu dari "angsa kecil cerdik yang mengambil tempat orang lain" semuanya berakhir, atau Anda menjadi menangis. Anda terbang tinggi seperti sebuah layang-layang tetapi dua hari sampai enam bulan berikutnya -- Anda terjatuh. Tiba-tiba, Anda jatuh tak berdaya. Kemudian Anda mulai berpikir: Yesus Kristus tidak melakukan apa-apa. Kemudian secara spiritual Anda menjadi kering sampai Anda mengikuti perkemahan, seminar, atau KKR berikutnya.

    Masalahnya adalah Anda tidak membangun hubungan dengan Kristus SETIAP HARI.

    Yesus setiap hari membutuhkan persekutuan dengan Bapa-Nya. Hal ini ditunjukkan di dalam Markus 1:35, "Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."

    Yesus kerapkali mempunyai waktu pribadi kepada Bapa-Nya. Jika hal itu begitu penting untuk Yesus, itu berarti lebih penting lagi bagi kita.

Kategori Bahan PEPAK: Doa - Musik - Ibadah

Sumber
Judul Artikel: 
Getting Ready For Time Alone With God
Judul Buku: 
Time Alone With God
Pengarang: 
Barry ST. Clair
Halaman: 
1 - 3
Penerbit: 
Reach Out Ministries
Kota: 
Avondale, GA
Tahun: 
1981

Komentar