Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Yesus: Firman


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Refleksi untuk Orangtua:

Sejak mulanya, Firman Allah memiliki kuasa untuk menjadikan apa yang tidak ada menjadi ada. Dalam kitab Kejadian, berulangkali kita temukan kalimat "Berfirmanlah Allah," dan apa yang difirmankan-Nya itu benar-benar terjadi.

"Berfirmanlah Allah", maka jadilah siang dan malam, waktu dan penanggalan, bumi, bulan, bintang-bintang, langit, dan lautan. "Berfirmanlah Allah" maka jadilah tanaman, ikan-ikan, burung-burung, serta binatang-binatang lainnya. "Berfirmanlah Allah", maka dari debu dan tanah di tepi sungai, dibentuklah manusia menurut gambar Allah dan diberi-Nya nafas kehidupan. Kemudian Allah berfirman, "Sungguh amat baik."

Maka, ketika Allah melaksanakan puncak tindakan anugerah-Nya dan hadir di tengah-tengah kita, sebenarnya Dia sedang menggenapi Firman yang telah dijanjikan-Nya sejak semula bahwa Dia akan datang menjadi manusia. Dan sekali lagi, susunan dunia dan realitas kita diubah untuk selamanya. Kita tak lagi terikat pada hukum alam yang mengatakan bahwa kematian adalah akhir dari segalanya. Dari perkataan Allah, hadirlah Yesus, dan "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, penuh kasih karunia dan kebenaran."

Refleksi untuk seluruh Anggota Keluarga:

Dengan Firman Allah, segala ciptaan terwujud. Siang dan malam, matahari, bulan, dan bintang-bintang. Gunung, lembah, padang gurun, dan hutan dijadikan karena Allah berfirman. Karena Firman Allah, maka ada ikan, ular, gajah, zebra, buaya -- bahkan monyet! Karena Allah berfirman, maka ada lautan, sungai, dan danau dengan burung-burung beterbangan di atas kepala kita. Karena Allah berfirman, maka ada Anda dan saya. Dan Allah berkata bahwa semuanya itu baik. Allah mengasihi kita begitu dalam, sehingga kasih Allah sendiri menjadi Firman. Firman -- kasih yang yang istimewa itu adalah Yesus. Yesus datang untuk menjadikan kita milik Allah. Yesus datang karena Allah berfirman.

Pelajaran:

HARI I: KELAHIRAN YESUS
(Matius 1:18-25)

  1. Apa arti kata Ibrani Immanuel?
  2. Bagaimana Anda dapat percaya bahwa Allah bersama kita saat ini?

HARI 2: YESUS BERADA DI BAIT ALLAH
(Lukas 2:41-52)

  1. Apa yang Yesus lakukan di Bait Allah, sehingga banyak membuat orang keheranan?

  2. Pikirkanlah dua buah pertanyaan yang akan Anda ajukan, seandainya ada kesempatan untuk bertemu dengan sekelompok guru agama! Diskusikanlah tentang tanggapan yang sekiranya akan Anda berikan!

HARI 3: YESUS MENGAWALI PELAYANAN-NYA DENGAN BAPTISAN
(Markus 1:1-20)

  1. Apakah perbedaan antara baptisan Yohanes dengan baptisan Yesus?

  2. Bagaimana pemahaman Anda tentang baptisan yang Anda terima, atau bagaimana arti baptisan menurut iman Anda? Apakah perbedaan antara baptisan Yesus dengan baptisan yang Anda terima?

HARI 4: YESUS DAN BAPA ADALAH SATU
(Yohanes 10:22-42)

  1. Bukti apakah yang Yesus berikan atas pernyataan bahwa Dia adalah Mesias?

  2. Bukti apa yang dapat Anda berikan atas pernyataan bahwa Anda adalah orang Kristen?

HARI 5: YESUS DI HADAPAN PILATUS
(Yohanes 18:28-40)

Yesus telah dikhianati oleh Yudas. Para pemimpin agama Yahudi telah berbohong agar Yesus dijatuhi hukuman mati. Sekarang Yesus berhadapan dengan Pilatus, seorang Gubernur Romawi.

  1. Apakah tradisi yang ditawarkan Pilatus kepada orang-orang Yahudi untuk menyelamatkan Yesus?

  2. Ceritakanlah suatu pengalaman ketika Anda atau seseorang yang Anda kenal dituduh melakukan sesuatu yang tidak baik. Apakah hal terburuk yang terjadi bila kita difitnah atau dituduh?

HARI 6: YESUS HIDUP
(Lukas 24:13-53)

Maria Magdalena, Yohana, dan Maria Ibu Yakobus telah melihat Yesus setelah kebangkitan-Nya, tetapi murid-murid tidak mempercayai mereka. Sampai akhirnya, murid-murid itu berjumpa dengan Yesus sendiri.

  1. Apa yang Yesus lakukan untuk menunjukkan kepada murid-murid-Nya bahwa Dia benar-benar sudah bangkit dan bukan hantu?

  2. Bagaimana Anda dapat memperdalam hubungan dengan Kristus?

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
Belajar Bersama
Pengarang: 
Janice Y. Cook
Halaman: 
118 - 120
Penerbit: 
Yayasan Gloria
Kota: 
Yogyakarta
Tahun: 
1999

Komentar