Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengelola Perpustakaan


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Kategori Bahan PEPAK: Fasilitas Pelayanan Anak

Rentang waktu diskusi : April 2001 - Juli 2001

Apa saja yang harus dipersiapkan untuk memulai sebuah perpustakaan bagi anak? Berikut masukan dari rekan-rekan Milis e-BinaGuru:

A. Tahap-tahap perencanaan sebuah perpustakaan:

  • Mengumpulkan buku
  • Melakukan klasifikasi / pengkodean, Bila perlu, dapat dibuat direktori buku dan semua data disimpan dalam disket agar mudah diurut atau dicari.
  • Membuat katalog (judul, pengarang, penerbit)
  • Membuat kartu buku
  • Membuat peraturan peminjaman dan pengembalian, termasuk sanksi bila peraturan tidak ditaati
  • Menyediakan kartu anggota / kartu peminjaman
  • Menetapkan pengelola (baik dari pihak Guru maupun murid)
B. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan buku-buku koleksi perpustakaan antara lain:
  • Meminta brosur dari Penerbit dan melakukan pemesanan
  • Membeli langsung di Toko Buku
  • Sumbangan dari jemaat (berupa dana atau buku)
C. Dalam usaha melibatkan jemaat / orang tua untuk menyumbangkan buku pada perpustakaan, ada beberapa syarat atau kriteria yang perlu diperhatikan, yaitu:
  • Buku harus layak baca, dalam pengertian kondisi buku masih baik dan tidak ketinggalan jaman
  • Sebaiknya dibatasi pada buku rohani atau buku umum seperti seri tokoh dunia, selain isinya sarat dengan pendidikan serta keteladanan yang baik, kebanyakan tokoh tsb adalah orang kristen)
  • Selain buku, majalah anak kristen juga bisa dimasukkan dalam koleksi perpustakaan, demikian juga VCD rohani
  • Bila perlu, pihak pengelola perpustakaan dapat memberikan daftar buku yang akan dibeli kepada jemaat / orang tua, sehingga sumbangan mereka dapat lebih terarah dan pas terpakai.
D. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum program perpustakaan anak direalisasi:
  • Penentuan lokasi. Lokasi harus strategis, mudah dilihat dan mudah dijangkau.
  • Ruangan / areal cukup luas dan leluasa untuk memilih serta membaca buku di tempat.
  • Perlu orang yang senang mengelola perpustakaan untuk menjaga kesinambungan jam buka perpustakaan. Jangan seminggu buka, berikutnya tidak buka lagi.
  • Penetapan jam buka perpustakaan harus jelas
  • Perlu program sosialisasi, baik pada jemaat / orang tua dan anak-anak
  • Tata tertib peminjaman dan pengembalian buku beserta sanksinya harus dikomunikasikan dengan baik pada anak dan orang tua.
  • Idealnya, setiap buku yang akan dijadikan buku perpustakaan harus dibaca dan diteliti dulu oleh pengelola (atau volunteer), sehingga bisa diketahui apa garis besar isi buku tsb
E. Beberapa ide program untuk menunjang perpustakaan, antara lain:
  • Untuk meningkatkan minat baca, sekali-sekali dapat diadakan quiz tentang bahan bacaan atau lomba membuat ringkasan / resensi buku.
  • Melibatkan gereja sebagai keseluruhan dan jemaat untuk mengembangkan perpustakaan sesuai dengan porsi masing-masing.

Komentar