Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Pelajaran-Pelajaran Mengenai Alkitab


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Pelajaran 1: Bagaimana Kita Bisa Tahu Bahwa Alkitab Itu Benar?

Alkitab adalah buku terpenting di seluruh dunia karena isi Alkitab adalah tentang Allah. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Allah menciptakan dunia serta laki-laki dan perempuan pertama. Tidak seorang pun dari kita berada di sana pada waktu Allah menciptakan itu semua, jadi kita tidak akan pernah mengetahui hal itu bila Allah tidak mengatakannya kepada kita di dalam Alkitab.

Namun, beberapa orang mengatakan bahwa karena kita tidak melihat Allah menciptakan dunia, kita tidak bisa yakin tahu apakah Allah benar-benar melakukannya atau tidak; mereka mengatakan bahwa kita tidak bisa tahu apakah Alkitab mengatakan kebenaran ketika Alkitab menceritakan Allah menciptakan dunia dan ketika Alkitab mengatakan hal-hal lain tentang Allah. Bagaimana kita bisa menolong orang lain tahu bahwa Alkitab adalah sungguh-sungguh benar?

Saya tidak yakin kita bisa membuat orang lain percaya apa pun bila mereka tidak menginginkannya. Mereka selalu bisa membuat alasan-alasan mengapa sesuatu itu mungkin saja tidak benar. Sulit untuk membuktikan bahwa Anda sedang membaca buku ini atau bahwa buku ini sedang dibacakan untuk Anda! Mungkin Anda sedang memimpikannya! Tentu saja, Anda tidak sedang memimpikannya, tetapi seseorang bisa saja mengatakan demikian, dan hal ini sulit dibuktikan bahwa Anda tidak sedang bermimpi.

Sama halnya dengan membuktikan tentang Allah kepada orang lain sedangkan orang tersebut tidak mau percaya kepada-Nya; tetapi kita bisa menolong mereka dalam beberapa cara yang akan saya sampaikan kepada Anda.

Salah satu cara terbaik adalah dengan mengetahui bahwa meskipun Alkitab ditulis bertahun-tahun yang lalu, tetapi Alkitab menyampaikan hal-hal yang akan terjadi setelah Alkitab ditulis. Dan pastinya hal-hal itu terjadi. Alkitab mengatakan bahwa ribuan tahun yang lalu orang-orang Yahudi akan disingkirkan dari negara mereka, yaitu Israel, dan Allah akan mengembalikan mereka hidup di Israel lagi. Itulah yang terjadi saat ini. Itu adalah sesuatu yang dapat kita lihat dan buktikan, dan kita juga tahu bahwa Alkitab adalah benar saat menyampaikan bahwa hal ini akan terjadi.

Alkitab mengatakan bahwa dahulu banyak raja dari berbagai negara yang berumur panjang. Orang-orang yang tidak memercayai Alkitab biasanya mengatakan bahwa raja-raja ini tidak pernah hidup dan Alkitab adalah salah; tetapi sekarang ini telah ditemukan bahwa raja-raja ini benar-benar hidup, dengan waktu dan tempat yang sama seperti yang dikatakan dalam Alkitab.

Karena Alkitab membuktikan kebenaran kapan pun kita mengujinya, maka dengan yakin kita dapat percaya bahwa Alkitab juga benar dalam menyampaikan hal-hal yang hanya diketahui oleh Allah dan disampaikan kepada kita dalam Alkitab.

Salah satu cara terbaik untuk mengetahui bahwa Alkitab itu benar adalah karena Alkitab mengatakan kepada kita bagaimana supaya dosa kita diampuni dan hidup kita akan diubah melalui kuasa Allah saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat kita. Setiap kali seseorang datang kepada Tuhan dan memohon ampun atas dosa-dosanya kepada Yesus dan ia benar-benar melakukannya, maka hidup orang itu akan menjadi sangat berbeda. Ini adalah salah satu bukti terbaik bahwa Alkitab adalah benar.

Seseorang yang tidak merasa bahwa Alkitab itu benar menemukan sebuah Alkitab yang tergeletak di jalan. Hal ini membuat dia sangat marah karena dia tidak tahu bahwa Alkitab itu adalah buku kebenaran; dia merusaknya, merobek-robeknya, dan membuangnya di sepanjang jalan itu.

Seorang perampok sedang bersembunyi di balik semak-semak di tepi jalan itu, siap untuk melompat dan merampok orang yang telah merusak Alkitab itu. Tetapi saat dia melihat satu bagian Alkitab yang tercecer di jalan, dia memutuskan untuk tidak merampok orang itu, tetapi melihat apa yang menyebabkan orang itu menjadi sangat marah. Setelah orang itu pergi, perampok itu keluar dari persembunyiannya dan mengambil salah satu halaman Alkitab, dan ketika dia mengamati kertas itu, dia memerhatikan kata-kata, "Percayalah kepada Yesus Kristus, maka engkau akan selamat."

"Oh, betapa indahnya bila diselamatkan! Aku tidak akan merampok lagi dan aku ingin dosa-dosaku diampuni," katanya. Dia berlutut di jalan itu dan menyampaikan keinginannya kepada Tuhan dan memohon agar Tuhan menyelamatkan dia dan Tuhan pun melakukannya.

Suatu hari, mantan perampok itu bertemu dengan orang yang merusak Alkitab itu. Mantan perampok itu menceritakan betapa indahnya Alkitab itu kepada orang yang merusak Alkitab. "Tidak! Buku itu tidak akan membantu siapa pun!" kata orang yang merusak Alkitab itu.

"Alkitab membantu Anda, karena Alkitab menyelamatkan Anda dari perampokan!" kata mantan perampok itu.

Saya berharap orang yang telah merusak Alkitab itu memutuskan bahwa Alkitab adalah buku yang bagus!

Ayat bacaan: 2 Petrus 1:16-21

Pertanyaan:

  1. Siapa yang melihat Allah menciptakan dunia?
  2. Siapa satu-satunya Pribadi yang bisa mengatakan kepada kita apa yang terjadi?
  3. Di mana Dia mengatakan hal itu kepada kita?
  4. Bisakah Anda mengatakan sesuatu yang dikatakan oleh Alkitab akan terjadi tetapi hal itu belum terjadi?

Doa:
Tuhan Yesus yang Mahatahu atas segalanya, kami bersyukur karena tidak pernah ada waktu di mana Allah tidak melihat. Kami bersyukur karena Allah tahu segalanya dan karena Allah mengatakan kepada kami tentang surga dan hal-hal yang perlu kami ketahui melalui Alkitab. Kami bersyukur karena Alkitab adalah benar. Tolong kami supaya kami dapat membaca dan mengerti isinya dan melakukan apa yang dikatakan oleh Alkitab. Kami mohonkan semuanya ini di dalam nama Yesus. Amin.

Pelajaran 2: Apa yang Terjadi Bila Kita Tidak Menggunakan Alkitab Kita?

Apakah penting bagi kita untuk membaca Alkitab? Apakah penting bagi kita untuk melakukan apa yang dikatakan Alkitab kepada kita? Ya, Alkitab memang penting untuk dibaca dan penting bagi kita untuk melakukan apa yang Alkitab katakan. Namun, apakah kamu tahu bahwa ada orang-orang yang merasa tidak perlu membaca Alkitab dan mengabaikan Alkitab? Mereka merasa dapat menemukan sendiri apa yang perlu mereka ketahui. Mereka tidak memahami betapa sedikitnya yang bisa mereka ketahui tentang Allah bila hanya memikirkannya saja. Apakah menurut Anda mereka akan tahu betapa Allah membenci dosa-dosa mereka bila mereka tidak membaca Alkitab? Akankah mereka tahu bahwa Yesus mengasihi mereka dan mati untuk dosa-dosa mereka bila mereka tidak membacanya di dalam Alkitab? Orang lain mungkin membacakannya untuk mereka atau mengatakannya kepada mereka, tetapi mereka hanya bisa mendapatkan hal ini dari Alkitab.

Tentu saja kita bisa tahu beberapa hal tentang Allah hanya dengan melihat bunga-bunga, dedaunan, dan pepohonan. Bunga, daun, dan pohon itu mengatakan kepada kita betapa indahnya Allah itu. Matahari, bulan, dan bintang mengatakan kepada kita betapa berkuasa dan mulianya Allah itu. Tetapi kita tidak bisa tahu betapa Ia mengasihi kita kecuali dari apa yang dikatakan-Nya kepada kita di dalam Alkitab.

Kita harus berhati-hati dalam membaca seluruh Alkitab dan mematuhi semua yang dikatakan oleh Alkitab. Kita harus memerhatikan apa yang kita baca di dalam Alkitab karena beberapa bagian ditulis untuk orang-orang yang hidup pada zaman dahulu. Sebagai contoh, beberapa bagian dari Alkitab ditulis untuk orang-orang Israel yang membangun berhala dan mengorbankan atau membunuh lembu dan binatang-binatang lainnya untuk berhala itu; bila mereka melakukan hal ini, Allah mengampuni segala dosa mereka. Saat ini kita tidak perlu mengorbankan binatang karena dulu Tuhan Yesus Kristus, Domba Allah, telah dikorbankan untuk kita dan kemudian Dia mati di kayu salib. Kita tidak membutuhkan korban lainnya. Meskipun bagian-bagian dari Alkitab itu mengatakan kepada kita bahwa hal tersebut tidak diperuntukkan bagi kita, namun masih sangat membantu dan penting untuk dibaca karena bagian ini mengatakan rencana Allah yang besar bagi kita, kasih-Nya, dan tentang Yesus. Jadi, penting bagi kita untuk membaca dan mempelajari Alkitab.

Apa yang ada di dalam Alkitab adalah benar dan kita harus memerhatikan apa yang kita pelajari dari bagian yang kita baca setiap hari.

Tetapi di sisi lain, kita harus sangat berhati-hati untuk tidak membaca beberapa bagian dari Alkitab dan berpikir, "Oh, tentu saja bagian itu tidak ditulis untuk saya. Itu sangat sulit dilakukan. Itu pasti untuk orang lain, dan saya tidak perlu mematuhinya." Bila bagian itu ditulis untuk Anda, suka tidak suka, patuhi bagian itu karena sudah menjadi tugas Anda untuk mematuhi Allah dan melakukan apa yang Dia katakan kepada Anda di dalam Alkitab. Anda harus sangat berhati-hati untuk tidak mencoba berpikir bahwa Alkitab mengatakan hal-hal yang tidak diharapkan; dan harus berhati-hati untuk tidak menolak apa pun yang dikatakannya. Kita tidak boleh menambahkan apa pun ke dalam Alkitab atau pun mengambil satu bagian begitu saja.

Seorang wanita miskin yang menjual buah-buahan dan sayur-sayuran adalah seorang Kristen yang sangat mencintai Alkitabnya. Dia duduk di kios buah dan sayurnya menunggu pembeli, dan sambil duduk dia membaca Alkitabnya. Suatu hari, seseorang berkata kepadanya, "Apa yang sedang Anda baca?"

"Ini adalah firman Tuhan," katanya. "Firman Tuhan! Siapa yang mengatakan hal itu kepadamu?" "Dia mengatakan sendiri kepadaku." "Lalu apakah kamu pernah berbicara dengannya? Apakah kamu bisa membuktikannya?"

Wanita miskin itu merasa sedikit malu. Dia tidak terbiasa berbicara tentang Alkitab, tetapi akhirnya dia berkata dan menatap orang itu, "Bisakah Anda membuktikan kepada saya bahwa ada matahari di langit?"

"Mengapa? Tentu saja. Buktinya matahari menghangatkan saya dan saya bisa melihat cahaya matahari," kata orang itu.

"Begitu juga dengan saya, bukti bahwa buku ini adalah firman Allah adalah bahwa buku ini membuat saya hangat dan bahagia di dalam jiwa saya."

Ayat bacaan: Mazmur 119:9-16

Pertanyaan:

  1. Hal-hal apa sajakah yang bisa kita ketahui tentang Allah tanpa harus membaca Alkitab?
  2. Hal terpenting apakah yang dikatakan Alkitab kepada kita bahwa kita tidak bisa menemukan Allah kecuali dengan membaca Alkitab?
  3. Haruskah kita mematuhi bagian-bagian dari Alkitab yang mengatakan kepada kita untuk membunuh binatang bila kita berdosa? Mengapa kita tidak perlu melakukan ini lagi?
  4. Mengapa penting bagi kita untuk membaca bagian-bagian ini dari Alkitab?

Doa:
Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur atas firman-Mu yang kudus, yaitu Alkitab. Terima kasih, melalui Alkitab, Engkau menyatakan bagaimana dosa kami bisa diampuni. Tolong kami supaya setiap hari kami bisa membaca Alkitab dan mematuhinya. Kami mohon semua ini dalam nama Yesus. Amin. (t/Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Artikel: 
How Do We Know the Bible is True? What Happens if We Do Not Use Our Bible?
Judul Buku: 
Devotions for the Children`s Hour
Pengarang: 
Kenneth N. Taylor
Halaman: 
130 -- 137
Penerbit: 
Moody Press
Kota: 
Chicago, USA
Tahun: 
1977

Komentar