Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Anak-Anak Terang


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Bahan Alkitab: Efesus 5:1-2; 8-21
Tujuan Khusus: Anak dapat:
  • menjelaskan bahwa dari Alkitab, kita mengetahui hal yang dikehendaki Allah;
  • menjelaskan yang dimaksudkan dengan "ANAK-ANAK TERANG";
  • menyatakan bahwa sebagai anak Allah, ia juga ingin menjadi anak terang.

Materi Pelajaran

  • Untuk Guru

    1. Penjelasan bahan Alkitab

      Surat Efesus ditulis pada saat pemberitaan Injil kepada orang bukan Yahudi berkembang, dan gereja dipenuhi oleh golongan ini. Pada zaman itu, moral masyarakat sering bertentangan dengan ajaran Kristen. Dan untuk itu, orang-orang Kristen diperingatkan (ayat 11,15-18).

      Rasul Paulus mengingatkan mereka bahwa dahulu mereka pun hidup dalam kegelapan, yakni hidup dalam dosa. Namun sekarang, mereka adalah terang di dalam Tuhan. Maksudnya, orang-orang yang diampuni dosanya dan diselamatkan oleh pengorbanan Kristus, serta hidup sebagai anak-anak Allah, yang taat pada firman-Nya (ayat 8-9,2; bandingkan 1Petrus 2:9). Istilah "anak-anak terang" dipakai oleh mereka yang percaya dan taat pada Yesus Kristus terang dunia. Mereka yang adalah pelaku firman Allah dan mengasihi Dia, sebab Allah adalah sumber terang (bandingkan Yohanes 8:12a; Mazmur 27:1; Mazmur 36:10; Yesaya 2:5; Matius 5:14a).

      Sebaliknya perbuatan dosa, yakni hal-hal yang bertentangan dengan kehendak Allah disebut kegelapan. Sebagai anak-anak Allah, orang Kristen harus memancarkan terang Allah yang telah nyata dalam Yesus Kristus. Dia yang telah mengalahkan kegelapan. Orang Kristen diajak untuk bangun, bangkit, dan keluar dari hidup kegelapan karena terang Kristus bercahaya atas kita (ayat 14).

    2. Catatan untuk Guru

      Guru dapat memberikan pengertian tentang anak-anak terang, yakni mereka yang melaksanakan firman Allah sebab Allah adalah sumber terang itu dan terang Allah telah nyata dalam Yesus Kristus. Jadi sebagai anak-anak Allah, kita pun harus menjadi anak-anak terang.

    3. Alat Peraga

      Buatlah gambar yang sederhana dan besar, yang menggambarkan YESUS KRISTUS TERANG DUNIA. Dan anak-anak sebagai anak-anak kekasih Allah yang harus menjadi anak-anak terang. Kemudian siapkan potongan-potongan kertas bertuliskan sifat-sifat atau perbuatan-perbuatan tertentu.

      Anak-anak kemudian harus memilih kertas yang bertuliskan perbuatan itu. Setelah mengetahui isi potongan kertas itu, anak menentukan di bawah gambar mana tulisan itu akan ditempelkan; kotak Yesus Kristus atau kotak anak-anak.

      Cara menempelkannya dikerjakan sendiri. Guru membetulkan bila salah. Pada kertas-kertas yang akan ditempel, dapat juga digambarkan suatu perbuatan, misalnya gambar anak bermain dengan kawannya, menolong ibu, dsb.. Tujuan yang utama adalah agar anak mengerti apa artinya menjadi anak-anak terang dan apa yang ia harus lakukan. Dan ia hanya dapat berhasil bila ia menerima terang Allah dalam Yesus Kristus.

    4. Aktivitas

      Anak-anak menempelkan potongan kertas dengan tulisan (gambar) sifat-sifat atau perbuatan pada gambar yang cocok.

    5. Evaluasi melalui pertanyaan-pertanyaan

      1. Siapakah sumber terang itu? (ALLAH)
      2. Siapakah yang disebut terang dunia (Yesus Kristus, orang Kristen)
      3. Sebutkan sifat-sifat apa dan perbuatan-perbuatan apa yang kita lakukan sebagai anak-anak terang (misalnya, mengasihi teman, membantu ibu, rajin belajar, membaca firman Tuhan, berdoa, dan sebagainya).
  • Untuk Murid

    Cerita

    Siapa dapat menyebutkan kembali isi dari ayat hafalan minggu lalu ...? Ya, firman Allah itu adalah terang. Hari ini kita akan mendengar tentang anak-anak terang.

    Dani berjalan sendiri. Kawan-kawannya semua menuju sekolah, tetapi Dani ..., Ia memakai seragam sekolah, membawa tas sekolah, tetapi tidak menuju ke sekolah. "Hei Dan, mau ke mana kau? Apa sudah lupa jalan ke sekolah?" seru Tino. "Ayo cepat," kata Rino, "nanti kita terlambat." Dani menaruh jari telunjuk pada mulutnya, "Sst, aku mau bolos, yuk ikut aku mancing ikan, daripada kalian terlambat," "Jangan Dan, itu tidak baik, ayo cepat ke sekolah" kata Tino sambil berlari-lari mengikuti Roni. Dani tetap berjalan ke arah lain, ke kebun binatang.

    Keesokan harinya, Dani masuk sekolah. "Ke mana kau kemarin?" tanya Pak guru. "Aku ..., aku ... sakit, Pak" kata Dani. "Sakit?" seru Pak guru. "Tetapi saya melihatmu di jalan kemarin. Kau harus tinggal sesudah sekolah usai dan besok orang tuamu harus datang ke sekolah," lanjut Pak guru.

    Pada waktu istirahat, Tino dan Rino menghampiri Dani, "Kenapa sih, kamu bolos kemarin?" tanya Roni. "Aku tak membuat PR," kata Dani. "Aku tak bisa mengerjakan soalnya," tambahnya. "Mengapa kau tak meminta tolong kami?" kata Tino. Dani diam dan malu. "Mari belajar bersama-sama kami, kalau ada yang tidak jelas, kita bisa saling menolong," kata Roni. Wajah Dani berseri. "Kalian betul mau belajar bersamaku?" Kedua kawannya mengangguk.

    Dani senang sebab kini ia memunyai teman belajar. Sejak itu, Dani rajin belajar dan ke sekolah. Untung ada Roni dan Tino yang adalah anak-anak terang. Mereka tidak terpengaruh oleh Dani, tetapi membantunya, agar Dani menjadi anak yang baik. Mereka mau menjadi anak-anak terang sebab mereka adalah anak-anak Allah. Mereka percaya pada Kristus Terang Dunia itu. Yesus pun meminta mereka menjadi terang dunia.

    Kita dapat membacanya dalam Efesus 5:1-2; Efesus 8-12, kemudian baca juga Yohanes 8:12, Matius 5:14a, dan Mazmur 27:1. Sekarang coba perhatikan gambar ini (perlihatkan alat peraga dan mulailah dengan aktivitas)

  • Susunan Acara

    Susunlah acara dengan memerhatikan lagu-lagu khusus untuk dinyanyikan sesudah cerita dan aktivitas.

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
Pedoman Sekolah Minggu
Pengarang: 
tidak dicantumkan
Halaman: 
21 -- 38
Penerbit: 
BPK Gunung Mulia, Jakarta 1992

Komentar