Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Firman Itu Menjadi Manusia


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Tujuan Umum:
Anak memahami dan mengakui serta taat kepada firman Allah, yang tertulis dalam Alkitab, sebagai pedoman hidup sehari-hari.

Bahan Alkitab:
Yohanes 1:1-5,14; Lukas 2:1-20

Tujuan Khusus:
Anak dapat:

  1. Menjelaskan bahwa Allah turun ke bumi dan menjadi manusia dalam diri Yesus.
  2. Menyatakan syukurnya, karena Allah mau datang kepada manusia dalam diri Yesus Kristus, Juruselamat kita.

Ayat Hafalan:
"Firman itu bersama-sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah." (Yohanes 1:1b)

"Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita." (Yohanes 1:14a)

Materi Pelajaran:

UNTUK GURU

Dalam Injil Yohanes, Yesus disebut Firman. Dialah suara Allah dalam dunia. Barangsiapa mendengarkan Yesus, ia mendengarkan Allah (Yohanes 8:26). Pekerjaan Yesus adalah pekerjaan Allah (Yohanes 5:19). Barangsiapa melihat Yesus, ia melihat Allah (Yohanes 14:9), Yesus adalah penyataan diri Allah dalam dunia (Yohanes 1:1,14). Yesus menjadi manusia, namun kemuliaan yang terpancar dari diri-Nya, adalah kemuliaan Anak Allah (Yohanes 1:14). Yohanes menulis Injil ini ketika ketiga Injil yang lain telah ada dan di tengah-tengah keadaan di mana timbul berbagai ajaran sesat, sebab itu ia mau menegaskan keberadaan Yesus yang sebenarnya, yang telah Yohanes sendiri, saksikan dan alami dalam hidupnya. Yohanes adalah murid yang dikasihi Yesus (band. Yohanes 21:20). Kemudian kita baca tentang proses kelahiran Yesus di Betlehem dalam Lukas 2:1-20; Kelahiran-Nya mengambil tempat di tengah-tengah sejarah dunia. Dan segala sesuatu yang terjadi disekitar kelahiran Yesus adalah kenyataan yang dialami dalam dunia ini. Pendaftaran penduduk dan penjajahan (ayat 1-5) Kesulitan tempat tinggal (ayat 6). Hidup dengan penuh perjuangan dari gembala-gembala yang harus menjaga ternak di waktu malam (ayat 8). Di tengah-tengah kemelut dunia, berita sukacita tentang kelahiran Juruselamat disampaikan (ayat 10-11,14), justru pada lapisan masyarakat yang dipandang rendah. Allah yang maha tinggi datang dalam dunia untuk menyelamatkan manusia.

UNTUK ANAK

[Catatan: Jika Anda menjumpai tanda kurung ( ) maka bagian tersebut adalah untuk anak yang menjawab.]

Banyak orang lalu lalang di jalan-jalan raya. Masing-masing menuju tempat asalnya dan setiba di sama terlihat keramaian yang luar biasa. Pertanyaan yang selalu diajukan adalah: Nama siapa? Umur? Darimana? Nama isteri? Nah ... apa yang sedang terjadi sehingga itu ditanyakan? (Biarkan anak mencoba menjawab). Ya pendaftaran penduduk, seperti yang kita juga bisa alami di Indonesia menjelang pemilihan umum misalnya.

Siapa orang yang datang itu? Mereka kelihatan lelah dan masuk ke kota Betlehem. Mereka ke Betlehem untuk mendaftarkan diri juga seperti orang-orang lain, tetapi yang perempuan tidak lama lagi akan melahirkan anak. Sebab itu mereka segera mencari tempat penginapan dulu. Mereka adalah Maria dan Yusuf. Tok ... tok ... tok ...
"Selamat sore, Pak, boleh kami menginap di sini?" tanya Yusuf.
"Maaf, tidak ada tempat."
"Kita coba lagi ke tempat lain, Maria," kata Yusuf.
"Aku lelah Yusuf, dan hari sudah malam," kata Maria.
"Sabarlah, Maria," kata Yusuf.

Mereka mengetuk lagi pintu penginapan yang lain. Dan keluar orang dengan suara seram, "Apa tidak bisa baca! Nih lihat, 'SUDAH PENUH'" Yusuf menjawab, "Maaf Pak, tulisannya tak kelihatan, karena sudah malam dan kami sudah sangat lelah." "Itu urusanmu!" jawab si pemilik penginapan kasar.

Maria dan Yusuf terus mencari tempat. "Maaf ya, tempat semua penuh, hanya tempat ternak yang masih kosong. Beristirahatlah dulu di sana," kata seorang dengan ramah.

"Terima kasih Pak, asal kami punya tempat untuk menginap, sebab isteriku akan melahirkan," kata Yusuf.

Di kandang itu ada rumput kering. Segera Yusuf mengeluarkan kain dan menutupi rumput itu. Maria pun berbaring di atasnya. Dan malam hari itu Maria memang melahirkan seorang anak laki-laki. Yusuf memberi Dia nama ... siapa? (biarkan anak-anak menjawab).

Di tempat lain di padang Efrata ada kejadian yang penting juga. Siapa yang ada di situ? Ya ... ada para gembala! Lalu apa yang terjadi? Iyaaa ... Malaikat Tuhan datang menemui mereka. Apa yang dikatakan malaikat itu? Coba kita jawab bersama (Guru mengucapkan beberapa kata dan anak-anak melengkapi) "Jangan takut, sebab hari ini telah lahir bagimu... (Juruselamat), yaitu... (Kristus Tuhan) di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu; kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan ... (lampin) dan berbaring dalam ... (palungan).

Lalu para malaikat memuji Allah. Dan apa yang dinyanyikan oleh malaikat-malaikat itu? (anak menjawab, kalau tidak bisa, guru melengkapi) "Kemuliaan bagi ... (Allah) di tempat yang ... (Mahatinggi) dan damai sejahtera di ... (bumi) di antara... (manusia) yang berkenan kepada-Nya."

Dan setelah itu para gembala pergi mencari bayi Yesus dan menyembah Dia. "Benar apa yang dikatakan malaikat. Oh, inilah Juruselamat dunia," kata seorang gembala, "Walaupun lahir di kandang hina."

Siapakah Yesus sebenarnya? Mari kita baca bersama dalam Yohanes 1:1-5,14 (Seorang anak membaca dengan nyaring bagian Alkitab). Jadi bayi yang lahir di kandang Betlehem, Dialah FIRMAN, dapat disebut juga suara Allah. Ya Dialah Allah yang datang dalam dunia dan menjadi manusia. Oleh Dia dosa kita, ditebus dan kita diselamatkan serta boleh hidup selama-lamanya. Dia pun menerangi hidup kita, agar kita tetap berjalan pada jalan yang benar, sesuai dengan kehendak-Nya. Selamat Hari Natal!

Kategori Bahan PEPAK: Perayaan Hari Raya Kristen

Sumber
Judul Buku: 
Pedoman Sekolah Minggu Anak Kecil Umur 7-9 Tahun: Tahun III Jilid II
Halaman: 
119 - 122
Penerbit: 
BPK Gunung Mulia
Kota: 
Jakarta
Tahun: 
1992

Komentar