Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Bimbing Anak Kepada Kedewasaan Rohani


Jenis Bahan PEPAK: Artikel

Oleh: Cecile Moore

Jangan meremehkan kemampuan anak-anak yang telah diberikan pendidikan dan pengarahan secara Kristiani. Seorang guru yang berdedikasi akan menikmati kesempatan dan tantangan yang luar biasa ini. Ketua dari komite tempat saya melayani menyarankan agar kami memindahkan guru terbaik dari Departemen Kanak ke Kelas Orang Dewasa. Dia berkata, "Oh, siapa saja dapat mengajar Kelas Kanak- Kanak."

Betapa salahnya dia! Dan betapa menyedihkan dan salahnya apabila seorang guru menerima untuk mengajar sebuah kelas dengan keadaan demikian. Guru-guru anak adalah orang yang dipilih oleh Tuhan untuk mengisi tempat istimewa ini dan mengisi tujuan dari rencana Tuhan bagi gereja-Nya.

Saya menjadi seorang Kristen setelah saya dewasa, jadi saya tidak mendapat pengajaran Kristen selama masa kanak-kanak saya. Sebagai hasilnya, saya harus memulai pengetahuan Kristiani dari tingkatan anak-anak. Saya merasa malu ketika untuk kali pertama saya diminta untuk memimpin doa di depan publik atau memimpin doa persembahan. Ketika saya mulai mengajar pertama kali dalam kelas anak-anak, saya bertekad agar mereka tidak merasakan rasa malu yang sama seperti saya. Jadi saya berusaha untuk mengajar mereka hal-hal yang dipaksakan kepada saya untuk belajar sebagai seorang dewasa.

Saya mulai mengajarkan anak-anak untuk berdoa dengan memakai kalimat-kalimat doa. Pada mulanya, beberapa anak kehilangan kata- kata. Tetapi saya minta mereka untuk mengekspresikan rasa terima kasih kepada Tuhan atas orangtua mereka, guru-guru, teman-teman, dsb. Tidak lama kemudian mereka menyadari bahwa mereka dapat berbicara kepada Bapa mereka di Surga sama seperti yang mereka lakukan kepada ayah mereka di bumi ini. Dengan beberapa saran-saran dan dorongan mereka berdoa sendiri. Akhirnya anak yang paling pemalu sekalipun turut berpartisipasi. Doa menghasilkan dasar iman untuk siapa saja. Doa semasa anak-anak akan membantu mengembangkan hubungan anak dengan Tuhan dan ini akan membantu dia untuk dapat bertahan dalam kehidupannya di masa datang.

Billy adalah sebuah contoh dari keuntungan-keuntungan yang didapat dari belajar berdoa. Seorang anak lelaki berambut merah dan sangat pemalu, yang mulanya merasa ragu-ragu untuk ikut serta dalam waktu doa kami. Tetapi setelah dia mempelajari apakah doa itu, Billy mulai melupakan keadaannya dan mulai benar-benar bebicara kepada Tuhan. "Tolong ampuni saya karena saya telah meneriaki ibu saya," kita dengar ia berdoa. "Saya mau menjadi baik, tetapi saya menjadi begitu marah. Lalu saya melakukan hal-hal yang tidak seharusnya." Billy mengutarakan isi hatinya lebih bebas daripada yang dilakukan oleh banyak orang dewasa. Tidak lama kemudian Billy menerima Yesus sebagai juruselamat pribadinya, bergabung dengan gereja kami, dan dibaptiskan dalam air. Dia menjadi pekerja dan saksi bagi Tuhan.

Pelajaran yang diajarkan dengan roh kasih akan tetap tinggal di dalam anak-anak selama hidupnya. Sekarang adalah saatnya untuk memenuhi pikiran dan hatinya dengan kebenaran-kebenaran Firman Tuhan. Anak-anak senang belajar. Anak-anak yang menghafal buku-buku Alkitab tidak akan menjadi orang dewasa yang meraba-raba di saat mereka menyelidiki ceramah pendeta. Dengan demikian kita menyadari betapa pentingnya mengajar anak-anak informasi tentang Alkitab. Anak-anak senang dapat merasa berguna. Berikan dorongan kepada mereka untuk menyebarkan selebaran-selebaran dan cerita Alkitab. Mereka sedang belajar misi dan dapat menjadi saksi yang efektif sementara mereka melakukannya.

Sekali waktu kami meletakkan selebaran-selebaran di ruang tunggu. Seorang suami yang belum diselamatkan dari salah satu anggota kami mengambil setumpuk dari selebaran itu ketika hendak pergi ke luar kota. Kita tidak berhasil untuk menyampaikan Injil dengan cara lain. Capailah rumah para orangtua yang belum diselamatkan dengan mengirimkan selebaran-selebaran atau cerita Alkitab yang berhubungan dengan keselamatan melalui anak-anak. Sarankan agar anak-anak meminta orangtua membacakannya kepada mereka. Roh Kudus akan memakai ini untuk melayani orangtua yang belum selamat.

Anak-anak dapat menjadi alat untuk mengarahkan orang kepada keselamatan. Dalam sebuah pertemuan kebangunan rohani di gereja kami, jemaat sedang dalam doa yang tak putus-putus untuk seorang lelaki yang belum diselamatkan. Ketika ajakan untuk menerima Yesus diberikan, seorang anak lelaki belasan tahun dengan terisak-isak datang ke depan dari satu sisi altar, dan seorang anak perempuan yang menangis datang dari sisi yang lain. Mereka memeluk ayah mereka dan mulai memohon. Berulang-ulang mereka memohon, "Ayah, tolong, terima Yesus malam ini." Akhirnya ayahnya sudah tak bisa menahan dirinya lagi. Memeluk kedua anaknya, dia datang ke altar di mana mereka disambut oleh ibu mereka. Betapa indahnya gambaran ini.

Seseorang pernah berkata, "Di saat seorang dewasa diubahkan, seseorang diselamatkan; tetapi ketika seorang anak datang kepada Yesus, seluruh kehidupan diselamatkan." Marilah kita memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita sekarang, sebab apa yang kita berikan kepada seorang anak akan kembali berkat seratus kali lipat. Siapa yang bisa menghitung nilai dan kemampuannya? Hanya Tuhan.

Kategori Bahan PEPAK: Guru - Pendidik

Sumber
Judul Buku: 
Buku Pintar Sekolah Minggu jilid 2
Halaman: 
292 - 293
Penerbit: 
Yayasan Penerbit Gandum Mas
Kota: 
Malang
Tahun: 
1996

Komentar