Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Alkitab Sebagai firman Allah


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Bahan Alkitab:
Mazmur 119:1-8,105 dan 2Timotius 3:15-17

Tujuan khusus:
Anak dapat:

  • menjelaskan arti Alkitab sebagai firman Allah;
  • mengungkapkan kebahagiaan hidup sesuai dengan firman Allah;
  • memberikan contoh bahwa firman Allah itu benar-benar pelita bagi kakinya dan terang bagi jalannya.

Ayat hafalan:
"Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku" (Mazmur 119:105).

Materi pelajaran:

  1. Untuk Guru

    1. Penjelasan bahan Alkitab.

      Dalam seluruh Mazmur 119, penulis Mazmur ini mengungkapkan betapa pentingnya firman Tuhan. Betapa bahagianya orang-orang yang berpegang pada firman Tuhan. Ia merasakan perintah-perintah dan petunjuk-petunjuk Tuhan sebagai suatu beban, tetap sebagai sesuatu yang dibutuhkan untuk memberi arah yang tepat pada langkah-langkah dalam kehidupannya. Hal ini jelas sekali dalam bacaan kita hari ini, yakni ayat 1-8 dan 105. Dalam ayat-ayat akhir Mazmur ini terungkap pula bahwa kadang-kadang kita pun mungkin melanggar firman Tuhan. Sebab itu pemazmur memohon agar Tuhan selalu menyertai dan menolongnya supaya tetap berpegang pada firman Tuhan. Tanpa firman Tuhan, ia akan sesat dan binasa.

      Surat Paulus kepada Timotius pun mengingatkan Timotius tentang pentingnya firman Tuhan itu. Sejak kecil, Timotius telah dididik oleh ibunya dan neneknya untuk mempelajari dan menaati firman Tuhan (2Tim. 3:15; bandingkan juga 2Tim. 1:5). Dalam ayat 16 dan 17, rasul Paulus menulis mengenai manfaatnya firman Allah itu.

    2. Catatan untuk guru.

      Hari ini perlu dijelaskan apa manfaatnya firman Allah bagi kita, sehingga anak merasa betapa pentingnya firman Allah dalam hidupnya. Kita dapat ulangi kembali cara membaca Alkitab dengan baik dan menyuruh anak-anak menjawab pertanyaan dengan bimbingan guru.

      Sebagai bacaan Alkitab, dapat dipergunakan bacaan hari ini, Mazmur 119:1-8,105 dan 2Timotius 3:15-17.

    3. Alat peraga.

      1. Gambar pelita, lilin, atau lampu yang memberi terang untuk kepentingan manusia.
      2. Gambar matahari yang membawa sukacita bagi anak-anak dan pertumbuhan tanaman.

      Fungsi alat-alat peraga tersebut adalah untuk menjelaskan betapa pentingnya terang dalam hidup kita.

    4. Aktivitas

      1. Bacakan Mazmur 119:105, lalu tanyakan pada anak-anak bagaimana perasaan anak-anak kalau suasana terang. Senang atau tidak? Kemudian bagikan kertas-kertas kosong pada anak untuk menggambarkan benda-benda yang dapat memberi terang. Setelah kertas-kertas yang sudah ada gambarnya terkumpul, bertolak dari itu, ditambah gambar besar (alat peraga) yang dibuat guru, anak-anak dibimbing untuk mengetahui betapa pentingnya terang itu.
      2. Sesudah itu anak-anak diajak membaca Alkitab bersama.
    5. Evaluasi

      Pada akhir kebaktian, sebelum nyanyian penutup, evaluasi dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang intinya adalah mengapa firman Allah itu penting bagi kita dan apa gunanya kita membaca firman Allah.

  2. Untuk Anak

    Dalam Alkitab, kita dapat membaca tentang Tuhan, dengan demikian kita lebih mengenal dan mengasihi-Nya. Dan kita dapat membaca tentang perintah-perintah Tuhan, bukan? Jadi kita dapat membaca firman Tuhan.

    Mari kita baca Mazmur 119:105 (mulai dengan aktivitas 1). Apa yang dikatakan tentang firman Tuhan? (minta salah seorang anak membacanya.)

    Apakah kita senang bila keadaan terang? ... Ya, bila ada terang tentu lebih menyenangkan daripada gelap.

    Coba dengar cerita ini.

    Enak benar Rino tidur. Ia tidur sekamar dengan Adi, abangnya. Tetapi tiba-tiba Rino terbangun dan sekitarnya gelap. Lampu kecil dalam kamarnya pun tidak menyala.

    "Bang Adi, Bang Adi, Rino takut. Gelap sekali! Adi terbangun dan ia tahu bahwa lampu padam semua. Ia bangkit dan membuka tirai jendela dan kamar mulai kelihatan lebih terang oleh sinar bulan.

    "Bagaimana, cukup terang untuk tidur?" tanya abangnya.

    "Terima kasih, Bang," kata Rino. Ia senang dan tertidur pulas lagi sampai pagi.

    Nah, coba gambarkan apa saja yang dapat memberi terang (aktivitas 1 dengan gambar anak-anak dan alat peraga guru, cerita dilanjutkan dengan menonjolkan bahwa firman Tuhan itu pelita dan terang bagi hidup kita. Jadi firman Allah sangat penting bagi kita. Bila dirasakan kurang waktu untuk kegiatan itu, kegiatan menggambar oleh anak ditiadakan hanya dipakai alat peraga, yakni gambar pelita dan terang).

    Bila firman Tuhan begitu penting, tentu kita mau membacanya setiap hari. Baiklah hari ini kita bersama-sama membaca firman Tuhan dengan cara yang benar seperti pada minggu lalu.

    Pertama-tama kita membaca dari Perjanjian Lama, yaitu Mzm. 119:1-8,105 dan kemudian Perjanjian Baru, yaitu dari 2Tim. 3:15-17 (aktivitas 2; membaca Alkitab dengan baik; sebaiknya guru terlebih dahulu mempelajari bacaan Alkitab ini dengan baik, agar dapat membimbing anak-anak dalam tanya-jawab).

    Nah, kita telah membaca bagaimana pentingnya firman Tuhan dan apa gunanya dalam hidup kita. Coba kita ulangi; Allah telah memberi firman-Nya pada kita agar kita seperti terang pada waktu kita berjalan, agar kita tidak terlalu menjadi susah karenanya. Firman Tuhan perlu dipelajari sejak kecil agar kita sadar akan kesalahan kita dan mau memperbaikinya. Dan kita belajar dari firman Tuhan untuk melakukan yang baik, yang Tuhan perintahkan.

Kategori Bahan PEPAK: Pengajaran - Doktrin

Sumber
Judul Buku: 
Pedoman Sekolah Minggu Anak Kecil Umur 7-9 Tahun: Tahun III Jilid II
Halaman: 
94 -- 97
Penerbit: 
BPK Gunung Mulia
Kota: 
Jakarta
Tahun: 
1992

Komentar