Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Mengajarkan Arti Paskah kepada Anak-Anak


Jenis Bahan PEPAK: Tips

Jika ditanya apakah Paskah itu, sebagian besar anak akan menjawab bahwa Paskah adalah hari libur di mana ada kelinci yang menyembunyikan telur.

Setiap tahun toko-toko dihiasi dengan telur plastik, keranjang, dan kelinci yang menekankan pada sisi sekuler dari Paskah.

Meskipun demikian, Paskah lebih dari itu. Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus.

Lalu, bagaimana orang tua atau guru mengajarkan kepada anak-anak mereka tentang kebenaran Paskah dalam hidup mereka?

Berikut beberapa ide untuk mengajarkan kepada anak apa arti Paskah yang sebenarnya.

  1. Mulailah dengan mengatakan kepada anak-anak Anda tentang apa arti Paskah bagi Anda sendiri. Anda bisa membacakan banyak buku dan Alkitab kepada mereka, tetapi bila mereka tidak melihat arti Paskah dalam diri Anda, maka cerita itu hanyalah pengantar tidur atau dongeng semata.

  2. Ceritakan kepada anak Anda dengan perlahan-lahan. Biarkan mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang cerita Paskah dan berpura-puralah Anda tidak mengetahui apa-apa. Saat anak-anak bertanya, jika saya tidak tahu bagaimana harus menjawabnya, saya katakan kepada mereka bahwa saya tidak yakin. Kemudian kami membuka Alkitab bersama-sama -- apakah jawaban itu ada di Alkitab, di kamus, atau di internet.

    Anak-anak saya biasanya memiliki banyak pertanyaan tentang Paskah. Saya yakinkan kepada mereka bahwa setiap pertanyaan mereka adalah penting dan saya akan lakukan yang terbaik untuk bisa menjawab mereka.

    Ingatlah bahwa anak-anak tidak harus tahu semua detail tentang penyaliban Kristus. Penting bagi anak untuk memahami bahwa Yesus menderita dan mati, tetapi kita tidak harus mengatakan kepada mereka bahwa tubuh-Nya terluka karena cambuk yang ujungnya diberi paku.

  3. Bacalah ayat-ayat yang menceritakan tentang penyaliban dan kebangkitan (ada di Matius 26-28, Markus 14-16, Lukas 22-24, dan Yohanes 18-20). Fokuskan pada kebangkitan -- jelaskan kepada anak-anak bahwa kematian Yesus di kayu salib bukanlah akhir dari cerita. Kita semua perlu diingatkan bahwa bagian terpenting dari Paskah adalah Kristus dibangkitkan dari kematian pada hari yang ketiga.

  4. Tradisi yang biasa saya lakukan bersama tiga anak saya di saat Paskah adalah menyembunyikan dan mencari "telur-telur kebangkitan". Telur-telur ini adalah dua belas telur plastik berisi pernak-pernik yang menjelaskan cerita Paskah. Kami membeli telur-telur itu di toko buku Kristen setempat. Anda bisa membuat sendiri dengan menggunakan petunjuk yang ada di www.rainbowcastle.org/resurrectioneggs.html.

    Telur-telur kami berisi satu set kartu doa, cangkir kecil, keledai kecil, tombak, mahkota duri, batu kecil, kain linen, cambuk, paku yang dipakai di salib, dadu, koin, dan telur kosong yang menggambarkan kubur kosong pada hari Paskah pagi. Kami membahas setiap benda yang ada dalam setiap telur tersebut ketika kami membukanya, telur yang kosong kami buka terakhir.

    Saya biasanya menyediakan waktu khusus untuk menyembunyikan dan mencari telur kebangkitan kami. Hal ini menjadikan perhatian terfokus pada arti Paskah.

    Ada juga resep "Kue Kebangkitan" yang bisa diperoleh di www.rainbowcastle.org. Resep itu berisi renungan dan penjelasan yang berkaitan dengan apa saja yang termasuk dalam cerita Paskah. Kue itu dibuat pada malam hari sebelum Paskah. Setelah membuat adonannya, kue tinggal dioven. Keesokan paginya, kue itu akan berlubang -- yang menyimbolkan kubur yang kosong.

  5. Paskah juga merupakan saat yang indah untuk melibatkan anak-anak dalam kegiatan-kegiatan menolong sesama. Bantulah mereka dalam membuat keranjang Paskah kecil untuk orang-orang jompo di rumah perawatan/panti sosial setempat. Pastikan untuk menghubungi petugas panti sosial terlebih dahulu untuk mengetahui apa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan di panti tersebut.

    Buatlah kartu Paskah sendiri dan kirimkan kepada keluarga, teman-teman, dan bahkan orang yang belum Anda kenal. Hubungi penjara setempat atau kepala penjara untuk meminta izin mengirimkan kartu-kartu itu kepada orang yang belum dikenal (gunakan nama depan saja, atau tulis saja dalam kartu itu: "Temanmu"). Kepala penjara biasanya mau menerima kartu-kartu itu dan membagikannya.

    Ajaklah anak-anak untuk membantu dapur umum, penampungan tuna wisma, atau pelayanan penjangkauan lainnya. Pengorbanan Kristus akan lebih berarti saat anak-anak melihat kasih-Nya hidup dan dibagikan di depan mereka.

  6. Terakhir, ajaklah anak-anak menghadiri kebaktian Minggu Paskah atau kebaktian padang (bila Anda bisa membangunkan mereka lebih pagi!). Ini adalah tempat yang tepat untuk belajar tentang kematian dan kebangkitan Kristus daripada tempat di mana Ia dirayakan setiap hari Minggu! (t/Ratri)

Kategori Bahan PEPAK: Perayaan Hari Raya Kristen

Sumber
Judul Artikel: 
Teaching Kid About Easter
Judul Buku: 
AC Associatedcontent

Komentar