Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs PEPAK
Loading

Allah Memelihara Yusuf


Jenis Bahan PEPAK: Bahan Mengajar

Untuk Pembina:

  1. Bacalah Kejadian 35-50.
  2. Pelajarilah pasal-pasal itu.
  3. Siapkanlah diri anda untuk bercerita.
  4. Potifar seorang perwira raja di Mesir.
    Potifar sama seperti seorang presiden atau raja, tetapi dipanggil Potifar.

Katakan kepada Murid-murid:
Carilah sifat-sifat Allah yang dinyatakan dalam cerita ini.

Bacakan:
Kejadian 39:1-6

Cerita:
Yakub mempunyai banyak anak laki-laki; tetapi Yakub lebih mengasihi Yusuf daripada anak-anaknya yang lain, karena Yusuf lahir pada waktu Yakub sudah tua. Pada suatu hari, Yakub memberi Yusuf sebuah jubah yang bagus sekali. Jubah itu dibuat dari kain yang berwarna bagus.

Allah menyatakan kepada Yusuf, kelak Yusuf akan menjadi pemimpin orang tuanya dan kakak-kakaknya. Kakak-kakak Yusuf menjadi sangat iri hati dan mereka membenci Yusuf. Pada suatu hari, Yusuf disuruh pergi mencari kakak-kakaknya yang sedang menggembalakan domba- dombanya. Ketika kakak-kakaknya melihat Yusuf, mereka memutuskan akan membunuhnya. Tetapi Ruben salah seorang kakak Yusuf, berkata, "Jangan membunuh dia, lemparkan saja ke dalam sumur ini." Ruben bermaksud menyelamatkan Yusuf dan menyuruh dia pulang ke rumah. Lalu mereka menyeret dia dan menanggalkan jubah Yusuf lalu melemparkan Yusuf ke dalam sumur kering. Tiba-tiba mereka melihat beberapa pedagang yang sedang menuju ke Mesir. Saudara-saudara Yusuf berunding bersama dan menyetujui untuk menjual Yusuf kepada pedagang-pedagang itu. Yusuf dijual dengan harga 20 keping perak. Lalu mereka menyembelih seekor kambing dan mencelupkan jubah Yusuf ke dalam darah kambing itu. Kemudian jubah itu mereka bawa kepada Yakub. Yakub menangis dan memakai baju berkabung karena dia sedih sekali memikirkan Yusuf yang mati dikoyak binatang.

Sementara itu Yusuf telah dibawa ke Mesir dan dijual kepada seorang perwira raja sebagai budaknya. Waktu Yusuf di Mesir, terjadilah suatu salah paham sehingga dia dipenjarakan. Waktu Yusuf dalam penjara, raja bermimpi. Raja itu diberitahu bahwa Yusuf dapat menjelaskan arti mimpinya. Maka raja menyuruh pelayannya memanggil Yusuf. Dengan pertolongan Allah, Yusuf dapat menjelaskan arti mimpi raja. Yusuf berkata, "Nanti akan ada masa penuh kemakmuran di seluruh negeri Mesir. Setelah itu akan ada masa kelaparan selama tujuh tahun. Masa yang penuh kemakmuran itu akan dilupakan sama sekali, karena masa kelaparan itu begitu hebat sehingga negeri itu menjadi tandus." Raja merasa senang sekali karena Yusuf dapat menjelaskan mimpinya. Lalu Yusuf diangkat menjadi gubernur seluruh Mesir. Yusuf diberi kuasa untuk mengatur semua hasil panen di Mesir supaya ada cukup makanan untuk tujuh tahun.

Sesudah tujuh tahun, ada masa kelaparan di Mesir. Juga, ada masa kelaparan di Kanaan, tempat tinggal Yakub dan anak-anaknya. tetapi masih ada gandum di Mesir, itulah hasil pekerjaan Yusuf dalam mengelola hasil panen.

Yakub mendengar bahwa masih ada gandum di Mesir. Lalu dia mengutus anaknya untuk membeli gandum. Maka pergilah kesepuluh kakak Yusuf itu ke Mesir. Ketika Yusuf melihat kakak-kakaknya ia mengenali mereka, tetapi kakak-kakaknya tidak mengenali Yusuf. Kemudian Yusuf menyatakan dirinya kepada mereka. Mereka takut sekali kalau-kalau Yusuf akan menghukum mereka. Tetapi Yusuf telah mengampuni mereka. Bahkan Yusuf menyuruh mereka membawa ayahnya ke Mesir untuk tinggal di situ bersama-sama.

Waktu kakak-kakak Yusuf kembali ke Kanaan, mereka bercerita kepada ayahnya, Yakub, mengenai semua yang sudah terjadi. Yakub dan semua saudaranya pergi ke Mesir. Mereka terdiri dari 75 orang. Tepat seperti janji Allah, mereka sudah menjadi banyak. Allah telah berkata bahwa cucu-cucu Abraham akan pergi ke negeri lain dan menjadi budak di situ selama 400 tahun.

Allah berkata, bahwa Yakub tidak usah takut pergi ke Mesir sebab pada suatu saat, Allah akan mengembalikan keturunannya di Kanaan. Waktu Yakub dan keluarganya tiba di Mesir, raja itu sangat baik hati terhadap Yakub. Raja memberi tanah yang paling baik kepada Yakub dan keluarganya, orang Israel itu. Sesudah lama kemudian, Yakub meninggal di Mesir.

Tanyakan kepada Murid-murid:
Sifat-sifat Allah yang mana yang dijelaskan dalam cerita ini? Bagaimana sifat-sifat Allah itu dinyatakan?

Sifat-sifat Allah dalam Cerita Ini:

  1. Allah itu Mahakuasa -- Allah menguasai pikiran kakak-kakak Yusuf. Allah tidak mengizinkan mereka itu membunuh Yusuf. Allah memberkati Yusuf di Mesir. Allah menghendaki Yakub dan semua keluarganya pergi ke Mesir.
  2. Allah itu Mahabenar -- Allah tidak pernah melupakan orang Israel waktu mereka ada di negeri Mesir. Kasih-Nya terus menerus dilimpahkan untuk bangsa Israel.
  3. Allah itu Mahakasih -- Allah menyertai Yusuf selama dia di negeri Mesir. Walaupun Yusuf mengalami banyak kesukaran, karena kasih dan penyertaan Allah akhirnya Yusuf dapat melalui semua itu.

Pertanyaan:

  1. Mengapa Yusuf dibawa ke Mesir? (Karena Allah menghendaki begitu).
  2. Apa rencana Allah bagi Yusuf selama di Mesir? (Menjadi gubernur).
  3. Walaupun kakak-kakak Yusuf menjual Yusuf sebagai seorang budak, Allah masih berkuasa. Mengapa? (Sebab Allah mempunyai suatu rencana khusus bagi Yusuf selama di Mesir).
  4. Bagaimana Yusuf dapat dibebaskan dari penjara? (Allah menyatakan arti mimpi raja kepada Yusuf).

Alat Peraga:
Carilah gambar tentang kehidupan Yusuf dan pengalamannya. Pakailah gambar-gambar itu sambil Anda bercerita.

Kategori Bahan PEPAK: Sudut untuk Anak

Sumber
Judul Buku: 
Sampaikan Cerita Keselamatan: Menyatakan Sifat-sifat Allah dan Kebenaran-Nya
Pengarang: 
Dell & Rachel Schultz
Halaman: 
59 - 62
Penerbit: 
Lembaga Literatur Baptis

Komentar